Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan

    Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan

    Waktu: 2026-07-29 16:18:11 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Dia menyampaikan, air bersih sudah minim sejak sebulan terakhir, tapi belakangan ini makin parah. Akibatnya, banyak warga harus beli air bersih.

    "Untuk masak saja kita sulit. Kalau untuk mandi mungkin kita masih menahan diri bisa cari meski sedikit," katanya.

    Dia berharap segera ada bantuan air bersih dari pemerintah.

    Sebab, harga air bersih cukup mahal. Yakni, Rp 100.000 hingga Rp 120.000 per tangki.

    "Kalau bagi yang punya uang bisa beli. Tapi bagi yang kurang mampu terpaksa menunggu bantuan," ucapnya.

    Warga lainnya, Alfian mengatakan, masjid di Desa Ambat tak lagi mendapatkan penyaluran air bersih. Pengurus masjid harus membeli air bersih untuk kebutuhan jemaah.

    "Seminggu terakhir air semakin sulit. Di masjid sini sudah banyak beli," ucapnya.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Achmad Zainullah mengaku belum melakukan dropping air karena masih mendata daerah kekeringan.

    "Kami masih proses pendataan, belum tuntas," ucapnya.

    Dia menjelaskan, dropping air akan dilakukan setelah pendataan selesai. Data tersebut sebagai acuan BPBD untuk mengajukan anggaran penyaluran air bersih.

    Total ada 76 desa tersebar di 13 kecamatan yang rawan terjadi kekeringan di Kabupaten Pamekasan. Empat kecamatan mengalami kering kritis, di antaranya di Kecamatan Waru, Batumarmar, Palengaan dan Kecamatan Pasean.

    • Sebelumnya: Frenkie de Jong Cedera, Hansi Flick Siap Coba 6 Pemain Muda Barcelona
    • Selanjutnya: Viral Pemotor Tak Pakai Helm Nyelonong Masuk Tol Jagorawi

      Artikel Terkait

      • Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan
      • Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
      • Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
      • Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak Rampung
      • Masyarakat Tidak Mampu Bisa Dapat Layanan Hukum dengan Tarif Rp 0
      • Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah
      • Regulasi U23 Dicabut, Persib Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto
      • Kekasih Lamine Yamal Unggah Pesan Manis usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ini Isinya
      • Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
      • 2 Klip Podcast Helmy Yahya bersama Pandji Pragiwaksono Tiba-tiba Hilang

        Lihat Sekilas

      • Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
      • Marak Truk Tabrak Jembatan di Jakarta, Berapa Batas Tinggi Maksimal?
      • Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
      • Polri Jelaskan Alasan Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Meski Belum Pernah Diperiksa
      • Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
      • Xi Jinping Tantang Dominasi AS, Ingin China Pimpin Tata Kelola AI Global
      • Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
      • Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi
      • Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan
      • 58 Gerai Kopdes di Banyumas Berdiri di Atas Lahan Sawah Dilindungi
      • Copyright © 2026 Powered by Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan,Vista Notebook   sitemap