Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Kolaborasi Heri Dono dan Adelle, dari Kanvas ke Koleksi Perhiasan

    Kolaborasi Heri Dono dan Adelle, dari Kanvas ke Koleksi Perhiasan

    Waktu: 2026-09-12 22:11:28 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Melalui kolaborasi ini, Heri Dono menerjemahkan bahasa visual khasnya ke dalam empat karya perhiasan eksklusif berupa bros, pendant, anting, dan karya kinetik. Seluruh desain yang akan segera diluncurkan di tahun ini, mengadaptasi karakter visual yang selama ini hadir dalam lukisan dan instalasinya, dipadukan dengan ketelitian pengerjaan khas Adelle Jewellery.

    Inspirasi koleksi berasal dari salah satu karya ikonik Heri Dono yang lahir menjelang era Reformasi pada 1996. Sosok bidadari yang terjebak dalam jaring menjadi metafora tentang kebebasan, harapan, dan gagasan yang kerap dibatasi ruang sosial maupun politik. 

    Kini, simbol tersebut diterjemahkan ke dalam berlian dan batu mulia, menghadirkan karya yang dapat dikenakan tanpa kehilangan makna artistiknya.

    Koleksi perhiasan dari Adelle JewelleryAdelle Jewellery Koleksi perhiasan dari Adelle Jewellery

    Owner Adelle Jewellery, Michael Surya, mengatakan bahwa perhiasan tidak lagi dipandang sekadar sebagai pelengkap penampilan, melainkan sebagai karya seni yang memiliki cerita dan identitas budaya yang kuat. 

    Menurutnya, kolaborasi bersama Heri Dono menjadi langkah awal untuk membawa budaya Indonesia ke panggung internasional melalui bahasa desain yang universal. 

    "Kami ingin menghadirkan sebuah karya seni yang dapat dipakai, diwariskan, sekaligus membawa cerita Indonesia kepada dunia. Tantangannya adalah menerjemahkan karakter visual Heri Dono yang sangat kuat ke dalam bentuk yang tetap elegan, fungsional, dan relevan bagi perempuan maupun laki-laki," kata Michael Surya, di acara yang sama.

    Sementara itu, General Manager G3N Project Andry Ismaya Permadi menilai, kolaborasi lintas disiplin seperti ini menjadi masa depan ekosistem seni Indonesia.

    Menurutnya, seni tidak lagi hidup di ruang galeri semata, melainkan harus mampu berdialog dengan industri kreatif lain agar dapat menjangkau publik yang lebih luas tanpa kehilangan kedalaman gagasannya.

    "Seni memiliki kemampuan untuk menghubungkan disiplin yang berbeda dan menciptakan nilai kebaruan. Ketika seniman, brand, dan ekosistem kreatif bekerja bersama, yang lahir bukan hanya sebuah produk, tetapi sebuah warisan budaya yang relevan dengan zaman," ujar Andry.

    • Sebelumnya: Melihat Keseruan Final Liga Aspal, Gang Sempit Menteng Dipadati Warga
    • Selanjutnya: China Kebut Ambisi AI, Targetkan Jadi Nomor Satu Dunia Lima Tahun Lagi

      Artikel Terkait

      • 50 Kata-kata Motivasi Bahasa Inggris Singkat dan Artinya, Penuh Makna
      • Imbas Putusan MK, MUI Dorong Pemerintah Segera Buat Regulasi Turunan Izin Tambang
      • Presiden Israel Blak-blakan Ingin Damai dengan Arab Saudi, Bawa-bawa Nama MBS
      • Mau Klaim Santunan SWDKLLJ? Ini Dokumen yang Harus Disiapkan
      • Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi
      • Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah
      • Mengapa Mode Tarmac Hanya Ada di Mitsubishi XForce HEV?
      • Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub
      • Sanksi untuk 6 Mahasiswa Unesa yang Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap 26 Orang
      • Anak Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pindah Sekolah

        Lihat Sekilas

      • Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib
      • Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?
      • Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
      • Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang
      • Nama Anggota AAA Clan Makin Terkenal, Reza Arap: Gue Tidak Pernah Bisa Jalan Sendiri
      • Pemprov DKI Jakarta Buka Seleksi Duta Antihoaks, Khusus Pelajar SMA Negeri
      • Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar
      • "Jangan Bilang Orangtua, Nanti Aku Culik", Ancaman Pelaku "Challenge" Bocah Masuk Freezer
      • Rekrutmen Tamtama TNI AL 2026 Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
      • Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?
      • Copyright © 2026 Powered by Kolaborasi Heri Dono dan Adelle, dari Kanvas ke Koleksi Perhiasan,Vista Notebook   sitemap