Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan

    Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan

    Waktu: 2026-09-12 18:21:05 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Pemerintah pusat terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kawasan Tanah Gayo, Aceh. Dalam kurun waktu sepekan, tiga menteri turun langsung ke wilayah tersebut untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur, menggerakkan kembali perekonomian masyarakat, serta memperkuat sektor pertanian.

    Tanah Gayo merupakan kawasan dataran tinggi di Provinsi Aceh yang meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. Selain dikenal sebagai penghasil Kopi Gayo, kawasan tersebut juga menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Aceh sehingga pemulihannya menjadi perhatian pemerintah.

    Rangkaian kunjungan diawali pada 7 Juli 2026 saat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang juga Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengunjungi Kabupaten Bener Meriah. Dalam kunjungan itu, Tito memimpin dialog bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk merumuskan solusi penanganan Jembatan Enang-Enang sekaligus memastikan proses rehabilitasi berjalan cepat tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

    Hasil koordinasi tersebut langsung ditindaklanjuti keesokan harinya. Pada 8 Juli 2026, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Jembatan Enang-Enang dan memastikan pemerintah akan memperkuat struktur jembatan agar tetap dapat difungsikan secara terbatas selama masa transisi.

    "Tugas kita memberikan support maksimal, sehingga apa yang sudah dikerjakan masyarakat tidak menjadi sia-sia," kata Dody dalam keterangan tertulis, Rabu .

    Selain memperkuat struktur jembatan, Kementerian Pekerjaan Umum juga mempercepat pelebaran Jalan Werlah sebagai jalur alternatif serta menyiapkan pembangunan jembatan permanen baru untuk memperkuat konektivitas masyarakat Tanah Gayo dalam jangka panjang.

    Komitmen pemerintah berlanjut pada 14 Juli 2026 saat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi Kabupaten Bener Meriah. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan sekitar 10,2 juta bibit kopi untuk Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues, serta bantuan bibit kelapa dan kakao guna mempercepat pemulihan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di kawasan sentra Kopi Gayo.

    "Kita bangun Aceh, sejahterakan petani lewat Kopi Gayo yang sudah mendunia. Tinggal kita dorong sekarang agar mendongkrak ekspor," kata Amran.

    Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menegaskan rangkaian kunjungan tiga menteri tersebut merupakan bagian dari kerja terpadu pemerintah pusat dalam memastikan seluruh aspek pemulihan berjalan secara bersamaan, mulai dari infrastruktur, permukiman, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

    "Tiga menteri ke Tanah Gayo dalam waktu seminggu. Itu bentuk keseriusan pemerintah pusat untuk pemulihan Aceh," tegasnya.

    Sebelumnya, saat berdialog dengan masyarakat di Bener Meriah, Tito juga memastikan pemerintah telah menyepakati langkah terpadu untuk mempercepat penanganan kawasan Enang-Enang. Langkah tersebut meliputi pelebaran Jalan Werlah sebagai jalur alternatif, pembangunan jembatan permanen baru sebagai solusi jangka panjang, serta penguatan struktur Jembatan Enang-Enang agar tetap dapat dimanfaatkan secara terbatas selama proses pembangunan berlangsung.

    Lihat juga Video: Polres Gayo Lues-Brimob Polda Aceh Bersihkan Lumpur dan Material Kayu Sisa Banjir

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Beredar Kabar Adanya Pemutihan Pajak Motor Gratis 2026 di Jabar, Polres Indramayu: Informasi Hoaks!
    • Selanjutnya: Jangan Colok Kabel Cas ke HP Dulu Baru Adaptor ke Stopkontak, Ini Risikonya

      Artikel Terkait

      • Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta
      • 3 Perwira Senior dan 5 Insinyur Kementerian Pertahanan Irak Diduga Korupsi Proyek Rp 1,28 Triliun
      • Peredaran Pod Getar dan Happy Water di Bogor Sasar Perumahan Elite
      • Soal Kopdes Kelola Tambang, Bahlil: Harus Memenuhi Syarat
      • Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Pascatambang
      • Pimpinan dan Anggota Komisi IX DPR Heran BGN Raih WTP Terkait Anggaran 2025
      • Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
      • Fadia Arafiq Segera Disidang di Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing
      • Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman
      • Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap

        Lihat Sekilas

      • Dedi Mulyadi Bandingkan Kepemimpinan Indonesia dengan Timnas Argentina
      • Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
      • Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya
      • Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU
      • KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong
      • Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
      • Dari Pesantren untuk Kemandirian Ekonomi, Kiprah Thohir Yasin Bangun Ekosistem Bisnis Syariah di Lombok
      • Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Mendalam
      • Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
      • Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan
      • Copyright © 2026 Powered by Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan,Vista Notebook   sitemap