Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat', Perkuat Ekosistem Keamanan

    Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat', Perkuat Ekosistem Keamanan

    Waktu: 2026-07-29 16:21:02 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di tingkat kewilayahan. Gerakan tersebut diharapkan mampu menciptakan pembangunan ekosistem keamanan yang adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.

    Peluncuran gerakan tersebut terlaksana di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jumat . Pipit Rismanto memimpin langsung Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas Polda Jawa Barat tersebut.

    Momentum itu disebut sebagai penguatan peran Bhabinkamtibmas sekaligus mempererat sinergi melalui Sabuk Kamtibmas, yaitu kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Tujuannya untuk menjaga serta merawat keamanan di Jawa Barat.

    Peluncuran gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolda Jabar sebagai simbol dimulainya paradigma baru dalam pengelolaan keamanan di Jawa Barat. Gerakan ini menjadi pengejawantahan nilai-nilai transformasi Polri presisi di tingkat kewilayahan yang mengutamakan pendekatan kepolisian dengan rakyat, memprioritaskan pencegahan, kolaborasi lintas sektor, serta penyelesaian persoalan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

    Kapolda Jabar menjelaskan jika 'Jaga Rawat Jawa Barat' bukan sekadar tagline, melainkan gerakan bersama dalam membangun ekosistem keamanan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. "Jaga" dimaknai sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat, sedangkan 'Rawat' merupakan upaya membangun kepedulian, memperkuat kolaborasi, serta memelihara rasa aman secara berkelanjutan.

    Dalam amanatnya, Pipit mengatakan Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Untuk itu, Polri diharapkan terus bertransformasi melalui pendekatan yang adaptif, humanis, dan berbasis kolaborasi.

    "Keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polri, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh komponen bangsa. Oleh karena itu, Sabuk Kamtibmas dibangun sebagai ruang kolaborasi multidoor yang mengintegrasikan seluruh potensi masyarakat dalam satu tujuan bersama, yaitu menjaga dan merawat keamanan serta ketertiban di Jawa Barat," kata Pipit dalam keterangannya, Jumat .

    Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan Polri sebagai penghubung dengan masyarakat. Selain menjalankan fungsi pembinaan masyarakat, Bhabinkamtibmas juga berperan memperkuat deteksi dini, menyelesaikan persoalan melalui pendekatan problem solving hingga membangun komunikasi yang konstruktif.

    Kapolda Jabar menyebut ada empat prinsip kerja yang ditekankan jajaran Polda Jawa Barat. Empat prinsip itu adalah adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.

    "Keempat prinsip tersebut menjadi fondasi dalam membangun ekosistem keamanan yang selaras dengan transformasi Polri presisi, yaitu sistem keamanan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan institusi kepolisian, tetapi bertumpu pada kolaborasi, partisipasi, kepedulian, dan tanggung jawab Bersama," ujar Pipit.

    "Dalam ekosistem tersebut, Bhabinkamtibmas menjadi motor penggerak yang memastikan setiap potensi gangguan dapat dideteksi sejak dini, setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan humanis, serta setiap unsur masyarakat memiliki ruang untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan lingkungannya," tambahnya.

    Dalam kesempatan itu, Kapolda Jabar juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba Bhabinkamtibmas Teladan, 3 Pilar, Satkamling, Badan Usaha Jasa Pengamanan , Satuan Pengamanan dan Polisi Khusus Teladan sebagai apresiasi dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat. Pipit berharap gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' mampu mewujudkan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

    "Selaras dengan transformasi Polri presisi, gerakan ini diharapkan menjadi fondasi terbangunnya ekosistem keamanan yang tangguh, partisipatif, dan berkelanjutan. Dengan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan serta prinsip kerja adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif sebagai budaya kerja dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.

    • Sebelumnya: Pengunjung Nilai Konser Akbar Monas Jadi Sarana Kenalkan Budaya ke Anak
    • Selanjutnya: Ritel Mau Berburu Cuan? Ini Pilihan 8 Saham Prospektif, Ada yang Potensi Naik 44,7 Persen

      Artikel Terkait

      • Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar
      • Efisiensi dan Keamanan Jadi Prioritas Memilih Pemanas Air Listrik
      • Menu Andalan Pemain Spanyol Lamine Yamal Sebelum Bertanding, Nasi Saus Kacang
      • Dugaan Pemerasan Rp 1 Miliar ke Armuji, KORMI Surabaya Mediasi dengan Dispora Jatim
      • Harta Benda Ludes dalam Kebakaran Bekasi, "Saya Hanya Sempat Selamatkan Anak-anak..."
      • 80 Hektar Lahan Terbakar di Bengkalis Riau, Ratusan Petugas dan 3 Helikopter Dikerahkan
      • Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
      • Pesan Haru Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
      • Bareskrim Serahkan 3 Bandar Narkoba Katingan ke Polda Kalteng
      • JHT Dicairkan Kena PPh, Apakah Peserta Bayar Pajak Dua Kali?

        Lihat Sekilas

      • Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Persela Luncurkan Brand Aparel Lokal, Bidik Kemandirian Finansial Klub
      • Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu
      • Berlaku Agustus 2026: Daftar PT Perorangan untuk UMK Bayar Tarif Rp 50.000
      • Pemprov Jatim Terbitkan Pergub Kelas Jalan, Truk Jumbo Tak Bisa Asal Melintas
      • Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
      • Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi
      • Kekeringan 2 Pekan, Warga Katulampa Bogor Cuci Baju dan Bersihkan Ikan di Kali Baru
      • Susah Dapatkan Solar, Keluhan Pengemudi Angkutan di Sumatera: Rasanya Perih, Sudah Tak Sanggup Lagi
      • Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 3 FPPN Topik 3, Kupas Tuntas Kode Etik Guru PPG 2025
      • Copyright © 2026 Powered by Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat', Perkuat Ekosistem Keamanan,Vista Notebook   sitemap