Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026

    1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026

    Waktu: 2026-07-29 16:18:31 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Ribuan Warga Negara Asing (WNA) tercatat telah berkunjung ke Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dengan naik kereta api (KA) dalam enam bulan terakhir.

    Manager Humas KAI Daerah Operasi 4 Semarang, Luqman Arif menyampaikan, sepanjang Januari 2026 hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 1.299 WNA naik KA untuk bepergian dari dan menuju berbagai stasiun di wilayah Grobogan.

    Data tersebut dihimpun dari delapan stasiun yang berada di bawah wilayah kerja Daop 4 Semarang di Kabupaten Grobogan yakni Stasiun Ngrombo, Stasiun Kradenan, Stasiun Gundih, Stasiun Karangjati, Stasiun Sedadi, Stasiun Gubug, Stasiun Kedungjati, Stasiun Gambringan, dan Stasiun Jambon.

    "Angka ini menunjukkan bahwa Grobogan terus menarik perhatian WNA yang menjelajahi jalur tengah Pulau Jawa menggunakan moda transportasi KA. Antusiasme tinggi," kata Luqman, Jumat (17/7/2026).

    1.299 WNA naik KA ke Kabupaten Grobogan

    Paling banyak singgahi Stasiun Ngrombo

    Suasana Stasiun Ngrombo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (5/4/2026) malam.KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO Suasana Stasiun Ngrombo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (5/4/2026) malam.

    Menurut Luqman, KA menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara (wisman) karena menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu.

    "Moda KA memberikan pengalaman perjalanan yang efisien dan menyenangkan bagi wisatawan asing yang ingin mengenal lebih dekat pesona daerah di lintas tengah Jawa," ujar dia.

    Luqman menjelaskan, dari sembilan stasiun di wilayah Grobogan, Stasiun Ngrombo menjadi yang paling banyak disinggahi, dengan total 918 penumpang wisman sepanjang tahun berjalan.

    Disusul oleh Stasiun Kradenan 113 orang, dan Stasiun Gundih 95 orang.

    Sementara itu, stasiun lainnya seperti Stasiun Karangjati, Stasiun Sedadi, Stasiun Gubug, Stasiun Kedungjati, Stasiun Gambringan, dan Stasiun Jambon juga mencatat kunjungan rutin wisman dalam jumlah yang stabil.

    Luqman menambahkan, peningkatan jumlah wisman di Grobogan menunjukkan peran strategis moda KA sebagai pendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah. 

    Kabupaten Grobogan jadi lokasi stasiun kereta api tertua

    Sebanyak 1.299 WNA naik kereta api mengunjungi Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Simak stasiun mana yang paling banyak didatangi.DOKUMEN PT KAI Sebanyak 1.299 WNA naik kereta api mengunjungi Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Simak stasiun mana yang paling banyak didatangi.

    Lebih dari sekadar titik singgah wisatawan, Kabupaten Grobogan juga memiliki nilai historis penting bagi perkeretaapian Indonesia.

    Daerah ini menjadi asal muasal sejarah perkeretaapian nasional. Sebab, di wilayah inilah berdiri salah satu stasiun tertua di Indonesia yaitu Stasiun Tanggung.

    Stasiun tersebut menjadi bagian dari jalur kereta api pertama di Indonesia yang dibangun pada tahun 1867, menghubungkan wilayah Tanggung-Semarang. Jalur bersejarah ini menjadi cikal bakal perkembangan jaringan rel kereta api di Nusantara.

    KAI pun berharap tren positif ini dapat terus berlanjut seiring meningkatnya minat wisatawan asing terhadap perjalanan menggunakan KA. 

    "Kami optimistis, kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata akan semakin memperkuat citra Grobogan sebagai destinasi yang mudah dijangkau dengan kereta api," pungkas Luqman.

    • Sebelumnya: Sejoli Rampok Rumah di Klaten, Ancam Korban Pakai Parang
    • Selanjutnya: WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI

      Artikel Terkait

      • Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter
      • Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
      • BMKG Ungkap Penyebab Suhu Dingin di Bandung, Lembang Capai 13,4 Derajat Celcius
      • Siswa SMP di Bangkalan Diperkosa Tiga Pria, Diancam Pakai Celurit
      • Sarwendah Siap All Out Pertahankan Hak Asuh Anak
      • Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
      • Baleg DPR Rampungkan Draf RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
      • 1 Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Ledakan Rumah Grand Polonia Medan
      • Imbas Putusan MK, MUI Dorong Pemerintah Segera Buat Regulasi Turunan Izin Tambang
      • Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto

        Lihat Sekilas

      • Resmi, Persib Bandung Datangkan Mariano Peralta Pemain Terbaik Super League 2025-2026
      • KPK Panggil Anggota BPK Bobby Terkait Kasus Bupati Muara Enim Pekan Ini
      • Viral Meteor Melintas di Langit Tol JORR Jaktim, BRIN Beri Penjelasan
      • Tips Merawat Janda Bolong agar Tumbuh Subur, Pemula Wajib Tahu
      • Diundang Trump, Presiden Meksiko dan PM Kanada Hadir di Final Piala Dunia 2026
      • Prabowo Yakin RI Bangkit, Ini Pesannya buat yang Merasa Indonesia Suram
      • Kalender Jawa 20-26 Juli 2026 Lengkap: Cek Weton, Pasaran, dan Neptu Sepekan
      • Belum Ada Gedung Permanen, 30 Siswa Sekolah Rakyat di Pamekasan Dititipkan ke Sampang
      • Tumina dan Harapan Lansia Jember Akan Dokter yang Datang ke Rumah
      • Sejarah Candra Naya di Glodok, Pernah Jadi Sekolah hingga Tempat Kuliah
      • Copyright © 2026 Powered by 1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026,Vista Notebook   sitemap