Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026

    1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026

    Waktu: 2026-09-12 18:20:38 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Ribuan Warga Negara Asing (WNA) tercatat telah berkunjung ke Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dengan naik kereta api (KA) dalam enam bulan terakhir.

    Manager Humas KAI Daerah Operasi 4 Semarang, Luqman Arif menyampaikan, sepanjang Januari 2026 hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 1.299 WNA naik KA untuk bepergian dari dan menuju berbagai stasiun di wilayah Grobogan.

    Data tersebut dihimpun dari delapan stasiun yang berada di bawah wilayah kerja Daop 4 Semarang di Kabupaten Grobogan yakni Stasiun Ngrombo, Stasiun Kradenan, Stasiun Gundih, Stasiun Karangjati, Stasiun Sedadi, Stasiun Gubug, Stasiun Kedungjati, Stasiun Gambringan, dan Stasiun Jambon.

    "Angka ini menunjukkan bahwa Grobogan terus menarik perhatian WNA yang menjelajahi jalur tengah Pulau Jawa menggunakan moda transportasi KA. Antusiasme tinggi," kata Luqman, Jumat (17/7/2026).

    1.299 WNA naik KA ke Kabupaten Grobogan

    Paling banyak singgahi Stasiun Ngrombo

    Suasana Stasiun Ngrombo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (5/4/2026) malam.KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO Suasana Stasiun Ngrombo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (5/4/2026) malam.

    Menurut Luqman, KA menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara (wisman) karena menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu.

    "Moda KA memberikan pengalaman perjalanan yang efisien dan menyenangkan bagi wisatawan asing yang ingin mengenal lebih dekat pesona daerah di lintas tengah Jawa," ujar dia.

    Luqman menjelaskan, dari sembilan stasiun di wilayah Grobogan, Stasiun Ngrombo menjadi yang paling banyak disinggahi, dengan total 918 penumpang wisman sepanjang tahun berjalan.

    Disusul oleh Stasiun Kradenan 113 orang, dan Stasiun Gundih 95 orang.

    Sementara itu, stasiun lainnya seperti Stasiun Karangjati, Stasiun Sedadi, Stasiun Gubug, Stasiun Kedungjati, Stasiun Gambringan, dan Stasiun Jambon juga mencatat kunjungan rutin wisman dalam jumlah yang stabil.

    Luqman menambahkan, peningkatan jumlah wisman di Grobogan menunjukkan peran strategis moda KA sebagai pendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah. 

    Kabupaten Grobogan jadi lokasi stasiun kereta api tertua

    Sebanyak 1.299 WNA naik kereta api mengunjungi Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Simak stasiun mana yang paling banyak didatangi.DOKUMEN PT KAI Sebanyak 1.299 WNA naik kereta api mengunjungi Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Simak stasiun mana yang paling banyak didatangi.

    Lebih dari sekadar titik singgah wisatawan, Kabupaten Grobogan juga memiliki nilai historis penting bagi perkeretaapian Indonesia.

    Daerah ini menjadi asal muasal sejarah perkeretaapian nasional. Sebab, di wilayah inilah berdiri salah satu stasiun tertua di Indonesia yaitu Stasiun Tanggung.

    Stasiun tersebut menjadi bagian dari jalur kereta api pertama di Indonesia yang dibangun pada tahun 1867, menghubungkan wilayah Tanggung-Semarang. Jalur bersejarah ini menjadi cikal bakal perkembangan jaringan rel kereta api di Nusantara.

    KAI pun berharap tren positif ini dapat terus berlanjut seiring meningkatnya minat wisatawan asing terhadap perjalanan menggunakan KA. 

    "Kami optimistis, kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata akan semakin memperkuat citra Grobogan sebagai destinasi yang mudah dijangkau dengan kereta api," pungkas Luqman.

    • Sebelumnya: Iran Akui Serang 2 Kapal Tanker UEA di Selat Hormuz
    • Selanjutnya: Benarkah Biaya Perawatan Motor Listrik Lebih Murah daripada Motor Bensin?

      Artikel Terkait

      • Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
      • Cewek Open BO Tanya AI Cara Tenang Hadapi Polisi Usai ASN Lompat dari Lantai 12
      • Anggota DPR Dorong Edukasi Bahaya Ancaman Bom usai Teror di SDN Srengseng Sawah 15
      • Faiq Pedagang Kambing Viral Mirip Yesus di Kota Batu Banjir Tawaran Endorse
      • Ketum Dekopin Bantah Anggapan Koperasi Kuno: Real Madrid Dikelola Koperasi
      • Iran Akui Serang 2 Kapal Tanker UEA di Selat Hormuz
      • Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal
      • Gibran Respons Komentar Guru di IG soal Sekolah Rusak dengan Kunjungan ke Rokan Hilir
      • Kenalan dengan Suweg, Tanaman Mirip Bunga Bangkai yang Bisa Dimakan
      • Rekap Hasil Final Japan Open 2026: Indonesia 1 Gelar, Tuan Rumah "Zonk"

        Lihat Sekilas

      • DPRD DKI Kawal Penerbitan Sertifikat Tanah PTSL yang Bertahun-tahun Tertunda
      • Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
      • Bupati Sukoharjo Pakai Hasil Peras Anak Buah buat Renovasi Rumah dan Beli Mobil
      • Sepatu Pink, Kunciran Haaland, dan Pesta Identitas di Piala Dunia
      • Si Ganteng Jude Bellingham Punya 2 Rumah Mewah, Tembus Rp 293,4 Miliar
      • Pos Indonesia Pastikan Tetap Penuhi Kewajiban ke Pemegang Sukuk Meski Pembayaran Ditunda
      • Keunggulan Teknis Mesin Hybrid di XForce HEV
      • Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot
      • Promo Indomaret Periode 17-22 Juli 2026, Camilan Berbagai Merk Diskon 30 Persen
      • Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta
      • Copyright © 2026 Powered by 1.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026,Vista Notebook   sitemap