Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki

    Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki

    Waktu: 2026-09-12 18:20:06 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Polda Sumatera Utara menjabarkan pemicu antrean padat dan mengular di Stasiun Pengisian BahanbBakar Umum (SPBU) di wilayahnya 3 hari belakangan.

    Salah satunya, karena pemutusan hubungan kerja (PHK), antara Pertamina dengan para oknum kru awak mobil tangki (AMT). Akibatnya distribusi BBM jadi terhambat.

    Para AMT di PHK diduga mengantar BBM dari Depo Pertamina Medan ke SPBU, tidak sesuai dengan prosedur berlaku. Ada penyusutan jumlah BBM saat titik muat (T1) dan ketika sampai di titik terima (T2) yakni SPBU.

    Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumut, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri mengatakan, informasi itu diterimanya, saat mengikuti rapat koordinasi dengan Pertamina dan Pemprov Sumut pada Rabu (15/7/2026). Namun ia tidak mengetahui secara spesifik jumlah penyusutan yang dimaksud.

    "Nah, hasil rapat koordinasi kemarin bahwasanya kita tidak tahu pasti ( berapa jumlah penyusutan), karena ini adalah permasalahan internal antara SPBU dengan transportir, Itu masih kita selidiki," ujar  Dwi di Mapolda Sumut, Kamis (16/7/2026).

    Dwi menyarankan agar pihak Pertamina melaporkan peristiwa ini Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut, agar bisa segera ditangani.

    "Tapi kalau pemiliknya tidak lapor, kita tidak bisa (menindaklanjuti), ya karena yang tahu (BBM di truk tangki) kurang berapa (BBM nya), harus ada pengukuran, T1, T2-nya ini,'' ungkap Dwi.

    Selain soal penyusutan BBM, PHK yang dilakukan terhadap AMT juga berkaitan dengan keterlambatan sopir AMT dalam memasok BBM ke SPBU.

    "Dimana estimasi pengiriman yang seyogyanya dua jam, ini terjadi kelambatan menjadi dua setengah jam ini dari permasalahan AMT ini. Sehingga inilah yang menyebabkan salah satu terjadi pemutusan hubungan kerja,'' kata Dwi.

    Dwi tidak mendetailkan berapa AMT yang hubungan kerjanya di PHK, namun kata dia pascakejadian itu Polri dan TNI turun tangan menggantikan sopir AMT untuk mendistribusikan BBM.

    "Kekurangan daripada AMT ini diisi oleh personel daripada TNI dan Polri yang memiliki kualifikasi," ungkapnya.

    Khusus dari Polri, kata Dwi ada 10 yang diturunkan, mereka telah memiliki jam terbang karena sudah pernah turun ke lapangan, saat mengantar truk BBM saat Banjir Sumatera tahun 2025.

    "Pada saat kemarin terjadi bencana alam 2025, ini kita latih mereka untuk membantu kelangkaan BBM di Sibolga, Taput, Tapsel. Itulah kenapa kok bisa secepat itu (mereka beradaptasi)," kata Dwi.

    Selain itu, Dwi juga menjelaskan pihaknya dan TNI juga membantu pengawalan pengantaran SPBU untuk menghindari penyimpangan pengantaran BBM ke SPBU.

    "Selain saat ini kami juga sedang melaksanakan pengamanan di SPBU yang ada antrean,'' ujarnya.

    • Sebelumnya: Pimpinan KPK Sebut Kasus Febrie Tak Bisa Diambil Alih dengan Sembarangan
    • Selanjutnya: Asap Kebakaran Hutan di Kanada dan Minnesota Selimuti Washington DC

      Artikel Terkait

      • Kerangka Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Pasir Pantai Lampung Selatan
      • Geger Pria Depok Tantang Bocah Makan Cabai hingga Masuk Freezer
      • Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme
      • Ibu Penyiksa Anak Tirinya Berusia 4 Tahun hingga Tewas di Bekasi Jadi Tersangka
      • Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
      • Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
      • Kebakaran di Pabrik Sandal Tangerang, 1 Pegawai Alami Sesak Napas
      • Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
      • Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
      • BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK

        Lihat Sekilas

      • 2 Pria di Serang Begal Tukang Sayur, Korban Dilempari Pohon Pisang
      • Korsel-China Mulai "Kepung" IKN, Mampukah Swasta Pecah Dominasi APBN?
      • RUU Satu Data Indonesia Bakal Diusulkan Jadi Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna
      • Perselisihan Berujung Penusukan Pria di Jakbar, Polisi Tangkap Pelaku
      • Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus
      • Nenek di Pasuruan Tewas Mengenaskan di Rumahnya, Kalung dan Gelang Raib
      • Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus
      • RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi
      • MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik
      • Bosan Saat Uji Coba Penerbangan, Pilot Bikin "Ukiran" di Langit
      • Copyright © 2026 Powered by Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki,Vista Notebook   sitemap