Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana

    Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana

    Waktu: 2026-07-29 16:17:26 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Pemerintah mulai menyiapkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka menjadi pusat industri dirgantara nasional. 

    Langkah ini diharapkan mampu mendatangkan investasi baru, dan membuka lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Rebana (Cirebon, Patimban, Kertajati). 

    Tahap awal pengembangan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT BIJB di Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat yang juga Komisaris PT BIJB, Dedi Taufik mengatakan, kerja sama tersebut menjadi dasar pengembangan kawasan industri dirgantara di Kertajati.

    Selain itu, kerjasama ini juga untuk membangun ekosistem industri dirgantara di Jawa Barat.

    Menurut dia,  pengembangan Kertajati juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar aset strategis daerah mampu menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.

    "Arahan Bapak Gubernur Dedi Mulyadi sangat jelas menjadikan Kertajati sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Kami terus mengakselerasi berbagai kerja sama strategis agar kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai bandara, tetapi juga berkembang menjadi pusat investasi industri berteknologi tinggi," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).

    Dedi menjelaskan, Kertajati akan menjadi salah satu penggerak pembangunan Kawasan Rebana. 

    Menurut dia, kehadiran industri dirgantara diyakini akan memacu pertumbuhan sektor manufaktur, logistik, pendidikan vokasi, hingga berbagai usaha pendukung sehingga memberi dampak ekonomi bagi daerah di sekitarnya.

    Ia menerangkan, bahwa kerja sama PTDI dan BIJB membuka peluang pembangunan fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO), pusat uji terbang (flight test center), pabrik pesawat, hingga industri pesawat tanpa awak atau drone.

    Kawasan seluas sekitar 180 hektare itu didukung akses Tol Cisumdawu, Bandara Kertajati, dan Pelabuhan Patimban sehingga dinilai memiliki daya tarik bagi investor.

    "Kami optimistis investasi baru akan mendorong lahirnya lapangan kerja, memperkuat rantai pasok global, sekaligus menjadikan Jawa Barat sebagai pusat industri teknologi tinggi di Indonesia. Pada saat yang sama, Kertajati akan menjadi mercusuar bagi Kawasan Rebana, menggerakkan pertumbuhan ekonomi wilayah dan menarik investasi strategis dalam skala yang lebih besar," ucapnya.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pengembangan Kertajati menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

    "Salah satu yang menjadi agenda prioritas di awal terbentuknya Kemenko ini adalah bagaimana kita bisa menghadirkan solusi yang baik untuk Kertajati," katanya.

    Sementara itu, Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan mengatakan perusahaan akan memindahkan kegiatan flight test ke Kertajati mulai Agustus 2026. 

    Setelah itu, PTDI akan membangun fasilitas MRO sebelum secara bertahap memindahkan lini produksi pesawat ke kawasan tersebut.

    • Sebelumnya: Kasus Pengeroyokan Ojol di Samarinda Berakhir Damai, Korban Terima Ganti Pengobatan Rp 10 Juta
    • Selanjutnya: Honda Bicara Soal Target Motor Listrik Pemerintah 2030

      Artikel Terkait

      • Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
      • Beredar Surat Edaran Libur Final Piala Dunia 2026, Gubernur NTT: Itu Hoaks, ASN Tetap Masuk Normal
      • Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini
      • Piala Dunia 2026: Perancis Lebih Jago dari Inggris saat Tampil di Perebutan Peringkat 3
      • 3 Pencuri Motor di Tangerang Ditangkap Berkat Pelacakan GPS
      • KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri Aliran Dana ke Bupati Gatut
      • AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford
      • Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?
      • Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur
      • Bukan Sekadar Skincare, Dokter Ungkap Rahasia Kulit Pria Tetap Sehat dan Terawat

        Lihat Sekilas

      • Yang Bikin Sekeluarga Gotong Paksa Tetangga di Gambir: Tersinggung Klakson
      • Aksi Vokalis The Neighbourhood Buka Baju di Atas Panggung Bikin Penonton Histeris
      • KPK Akui Diundang Polisi Koordinasi-Supervisi Terkait 3 Kasus Korupsi
      • Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie
      • Anak Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pindah Sekolah
      • Respons Laporan Warga, Polres Kuansing Musnahkan 48 Rakit Emas Ilegal
      • 10 Tahun HBC Purwakarta, dari Komunitas Jadi Keluarga Besar
      • Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut
      • Ortu Remaja Sidoarjo Bugil Saat Terima Pesanan Ojol Buka Suara
      • Guyon Cak Imin Ingin Mundur dari "Kapten" gara-gara PKB Kalah dari PKS-Golkar
      • Copyright © 2026 Powered by Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana,Vista Notebook   sitemap