Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Legislator Soroti Usia Kapal Induk Hibah Italia 40 Tahun, Singgung Anggaran

    Legislator Soroti Usia Kapal Induk Hibah Italia 40 Tahun, Singgung Anggaran

    Waktu: 2026-07-29 16:18:33 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menyoroti masa pakai kapal induk Giuseppe Garibaldi Italia yang rencananya akan dihibahkan ke Pemerintah Indonesia. Hasanuddin menyinggung usia pakai kapal induk tersebut sudah mencapai 40 tahun sehingga berdampak ke anggaran operasional nantinya.

    Hal itu disampaikan TB Hasanuddin dalam rapat kerja Komisi I dengan Wamenhan Donny Ermawan, Kemenkeu hingga tiga matra TNI. Legislator PDIP ini mulanya meminta Kemhan tidak mendadak untuk menyampaikan pemberitahuan ke DPR.

    "Ya, kalau itu hibah mortir, meriam yang kecil-kecil, sampai dengan tank mungkin tidak masalah. Tapi kalau ini hibah yang besar dan ini senjata strategis yang bisa berpengaruh terhadap image dari negara-negara tetangga kita, maka mungkin sebaiknya, menurut hemat kami, jangan mendadak seperti sekarang ini," kata dalam rapat di ruang Komisi I DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin .

    Hasanuddin mengatakan, pada 8 Mei lalu, parlemen Italia sudah menyampaikan terkait rencana hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia. Hasanuddin menilai semestinya kabar seperti itu bisa disampaikan terlebih dulu ke DPR.

    "Padahal, dalam catatan yang Bapak sampaikan, sejak 8 Mei ini sudah ada pemberian hibah disetujui parlemen Italia. Mungkin kami bisa ada prolog dulu dan kalau memungkinkan bisa diajak diskusi dari awal. Itu yang pertama," ujar dia.

    Kendati demikian, Hasanuddin menyampaikan terima kasih kepada Italia terkait rencana hibah kapal senilai EUR 54.022.426,67. Hasanuddin kemudian menyinggung usia pakai kapal induk Garibaldi 40 tahun.

    "Yang kedua, kami harus mengucapkan terima kasih, seperti apa pun, kepada Pemerintah Itali yang telah dan mau memberikan hibah kepada Indonesia berupa kapal induk," ujar TB Hasanuddin.

    "Dalam catatan kami, usianya itu sudah masa pakai 40 tahun sehingga masa kapal perang itu kalau kita mengacu pada referensi yang normal, itu juga sekitar 40, 45 tahun sehingga kapal Garibaldi ini sisa usia pakainya mungkin hanya 10 tahun saja," tambahnya.

    Hasanuddin mempertanyakan apakah anggaran TNI untuk perawatan kapal induk itu memungkinkan. Hasanuddin menilai biaya per bulan yang mesti dikeluarkan untuk kapal induk mencapai EUR 5.000.000.

    "Dengan 10 tahun itu kita harus membiayai, ya, per bulan itu kalau tidak salah sekitar EUR 5 juta atau sekitar Rp 101 miliar. Nah, kemudian juga biaya setelah diterima untuk retrofit, ya, itu sekitar Rp7,2 triliun, sesuai dari penjelasan beberapa bulan yang lalu, sampai dengan Rp 16,8 triliun sesuai dengan spek yang kita minta. Artinya, kita harus menghidupkan kapal ini dengan anggaran Rp7,2 triliun sampai Rp16,8 triliun," ungkapnya.

    Hasanuddin meminta penjelasan dari Kemenkeu terkait kemungkinan pengeluaran uang negara. Hasanuddin menilai dalam setahun setidaknya ratusan miliar dikeluarkan untuk kapal induk Giuseppe Garibaldi.

    "Nah, pertanyaan kami, mungkin bukan kepada bapak-bapak, tapi kepada Kementerian Keuangan. Saya mohon apakah ini tidak membebani anggaran TNI? Wabilkhusus nanti anggarannya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, TNI AL. Karena apa? Itu kita harus menyediakan uang per tahun itu sekitar Rp 101 miliar, begitu ya," ujar Hasanuddin.

    Hasanuddin cerita mendapat informasi bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengurangi anggaran TNI. Alokasi ke depannya bakal digunakan untuk kepentingan rakyat.

    "Karena apa, saya mempertanyakan soal anggaran ke depan, ya, kepada Menteri Keuangan? Karena begini, kami baru saja mendapatkan, pembaca informasi yang disampaikan oleh Bapak Presiden. Bahwa bisa jadi, ya, anggaran untuk TNI itu dikurangi demi kepentingan rakyat. Itu, ya. Sehingga ini warning kan untuk kita semua, apakah kita mampu membayarnya dan lain sebagainya," imbuhnya.

    • Sebelumnya: AI Akan Bantu Peneliti, Bukan Menggantikan Perannya
    • Selanjutnya: AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli

      Artikel Terkait

      • Chelsea Islan Melahirkan Anak Pertama
      • Trump Dance, Presiden AS Tak Mau Minggir dan Malah Joget Saat Selebrasi Spanyol
      • Jadwal PPKMB Undip 2026, Mahasiswa FK Perlu Tes Kesehatan Ulang Mulai 20 Juli
      • Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak
      • Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
      • JHT Dicairkan Kena PPh, Apakah Peserta Bayar Pajak Dua Kali?
      • Cara Nonton Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 04.00 WIB
      • BRIN: Papua Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Indonesia, Simpan Ribuan Spesies Endemik
      • FIFA Jual 4 Paket Rumput Final Piala Dunia 2026, Apa Saja Isinya?
      • INPEX Sebut Blok Masela Simbol Kemajuan Indonesia

        Lihat Sekilas

      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris
      • Mandatori E20 pada 2028, Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Pabrik Bioetanol
      • Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia
      • Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening
      • Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
      • Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung
      • Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
      • Prabowo Buka Sidang Kabinet: Kita Evaluasi Apa yang Sudah Dikerjakan
      • Promo JSM Indomaret 17-19 Juli 2026, Silverqueen Chunky Bar Rp 18.900
      • Copyright © 2026 Powered by Legislator Soroti Usia Kapal Induk Hibah Italia 40 Tahun, Singgung Anggaran,Vista Notebook   sitemap