Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >BPJPH Tegaskan Visi Besar Prabowo Jadikan Halal Kekuatan Ekonomi Dunia

    BPJPH Tegaskan Visi Besar Prabowo Jadikan Halal Kekuatan Ekonomi Dunia

    Waktu: 2026-09-12 18:21:27 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal , Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal Indonesia merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu penggerak utama ekonomi halal dunia.

    Hal tersebut disampaikan Babe Haikal saat memberikan sambutan pada pembukaan Forum D-8 Halal Expo Indonesia 2026.

    Dalam kesempatan itu, Haikal Hasan mengajak negara-negara anggota D-8 untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun standar halal yang semakin terintegrasi dan saling diakui. Menurutnya, halal tidak dapat dibangun secara sendiri-sendiri, melainkan harus bertumpu pada semangat kolaborasi bersama, saling terhubung, dan memiliki standar yang kuat sehingga mampu memberikan keuntungan ekonomi dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dunia.

    "Salah satu mimpi besar saya adalah ketika Bapak Presiden Prabowo Subianto memiliki visi yang luar biasa mengenai halal. Beliau membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal yang memiliki kedudukan setingkat kementerian dan terhubung dengan setidaknya sembilan kementerian. Ini merupakan kekuatan yang sangat besar," ujar Babe Haikal dalam keterangannya, Senin .

    Hal itu disampaikannya dalam pembukaan acara D-8 Halal Expo Indonesia 2026 di Senayan, Jakarta, Rabu .

    Lebih lanjut, Babe Haikal mengatakan bahwa visi Presiden tersebut diterjemahkan BPJPH melalui semangat 'Indonesia Halal untuk Masyarakat Dunia.' Menurutnya, Indonesia tidak hanya berupaya memperkuat implementasi Jaminan Produk Halal di dalam negeri, tetapi juga mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem halal global melalui kerja sama antarnegara.

    "Visinya adalah bagaimana halal dapat menjadi kekuatan bersama bagi dunia. Dan visi itu kami terjemahkan melalui slogan 'Halal Indonesia untuk Masyarakat Dunia'." katanya.

    Babe Haikal menambahkan, bahwa halal bukanlah konsep baru di Indonesia. Sejak puluhan tahun lalu di era Presiden kedua Soeharto, pemerintah telah memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan halal, yang kemudian terus berkembang hingga lahirnya sistem Jaminan Produk Halal yang semakin kuat dan komprehensif.

    Ia juga menegaskan bahwa implementasi kewajiban sertifikasi halal menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal Indonesia.

    Dalam forum tersebut, Babe Haikal turut mengajak negara-negara peserta untuk mempererat kolaborasi dan membangun kesamaan visi dalam pengembangan standar halal internasional. Menurutnya, sinergi antarnegara akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem halal global yang lebih kuat, inklusif, dan saling menguntungkan.

    "Halal harus bersatu, halal harus saling terhubung, dan halal harus dibangun melalui semangat kebersamaan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat dunia," lanjutnya.

    Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri , Anis Matta menegaskan bahwa penyelenggaraan D8 HEI 2026 ini merupakan manifestasi nyata pemerintah dalam mengintegrasikan kekuatan ekonomi domestik dengan dunia Islam.

    "Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Indonesia terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu jalannya adalah dengan memperkuat integrasi ekonomi Indonesia dengan dunia Islam, termasuk melalui pengembangan ekonomi halal," ujar Anis Matta.

    Apresiasi senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal D-8 yang menilai inisiatif Indonesia ini sebagai katalis penting bagi perluasan investasi dan penguatan riset di dalam ekosistem industri halal global. Sepanjang lima hari ke depan, perhelatan ini akan diisi dengan pameran dagang, business matching, serta diskusi panel D-8 HEI Talks.

    Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub menjelaskan bahwa forum ini didesain khusus guna menelurkan kolaborasi bisnis yang konkret.

    "Indonesia berupaya memfasilitasi lahirnya kemitraan bisnis, pertukaran pengetahuan, dan transaksi perdagangan yang konkret," kata Aiyub.

    Secara makro, realisasi D-8 HEI 2026 merupakan pengejawantahan dari komitmen Presiden RI Prabowo Subianto pada KTT ke-11 D-8 di Kairo pada 19 Desember 2024 lalu. Kala itu, Presiden Prabowo Subianto menekankan urgensi pembentukan rantai nilai halal melalui penguatan jejaring ekonomi, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi salah satu pusat utama ekonomi halal dunia. Rangkaian acara ini terselenggara berkat kolaborasi sinergis antara Kementerian Luar Negeri , BPJPH, KNEKS dan Kadin Indonesia.

    Lebih lanjut, D-8 didirikan pada tahun 1997 dan saat ini beranggotakan sembilan negara, yakni Indonesia, Bangladesh, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, Turki, serta Azerbaijan yang baru bergabung pada 2025. Forum sinergi ekonomi ini memiliki kekuatan kolektif yang masif dengan total populasi mencakup 1,3 miliar jiwa serta gabungan Produk Domestik Bruto yang menyentuh angka USD 5,1 triliun.

    • Sebelumnya: Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
    • Selanjutnya: International Halal Market di CFD HI, Warga Cicipi Makanan Thailand-Malaysia

      Artikel Terkait

      • Huntap Mulai Dibangun, Warga Huntara Kapalo Koto Padang Belum Dapat Kepastian Relokasi
      • Sebulan di Meksiko, Rivera Kembali dengan Misi Baru di Persebaya
      • Thierry Henry: Para Pemain Spanyol Sudah Paham Filosofi Sejak Usia 9 Tahun
      • Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar
      • Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
      • Trump Dance, Presiden AS Tak Mau Minggir dan Malah Joget Saat Selebrasi Spanyol
      • KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea Cukai
      • Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
      • Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia
      • Berburu Durian Menoreh di Kampung Durian Kulon Progo, Nikmati Langsung dari Kebun

        Lihat Sekilas

      • Cara Membuang Minyak Bekas Memasak agar Tidak Menyumbat Saluran Air
      • Angels Victoria's Secret Akan Segera Turun ke Runway, Ini yang Dinanti
      • 7 Fakta Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Dendam Pola Asuh Keras Sejak Kecil
      • Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter
      • Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku
      • Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung
      • Garda Prabowo: Tiyo Ardianto Cerdas tapi Salah Teman
      • Ratusan Mitra MBG Brebes Beroperasi, BGN Dorong Pengelolaan Sampah Maggot
      • Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
      • Polisi Sita 19 Barang Bukti Kasus Ledakan di MAN 3 Padang, Ada 3 Bom Aktif Dimusnahkan
      • Copyright © 2026 Powered by BPJPH Tegaskan Visi Besar Prabowo Jadikan Halal Kekuatan Ekonomi Dunia,Vista Notebook   sitemap