Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen

    Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen

    Waktu: 2026-07-29 17:10:38 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.

    Seorang pria yang berprofesi sebagai pengacara berinisial RMN ditemukan tewas di balkon hotel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan , setelah diduga loncat dari lantai 46 apartemen. Polisi mendalami penyebab kematian korban.

    "Terkait tujuannya , tentunya kami masih melakukan penyelidikan dan akan kami dalami lebih lanjut. Terkait perkembangannya nanti, kita lihat hasil penyelidikan," ujar Kasi Humas Polres Metro Jaksel AKP Joko Adi kepada wartawan, Senin .

    Polisi enggan mengaitkan betul-tidaknya penyebab korban mengakhiri hidup karena adanya dugaan intimidasi. Saat ini polisi fokus mendalami peristiwa korban terjatuh dari lantai 46 apartemen.

    "Kami belum mendapatkan informasi tersebut dan tentunya kami tidak akan mengait-ngaitkan. Yang kami dalami saat ini adalah terkait kejadian di lokasi korban meninggal dunia. Nanti manakala ada perkembangan, akan kami sampaikan kembali," ucapnya.

    AKP Joko menjelaskan polisi langsung melakukan olah TKP. Berdasarkan informasi yang didapat, korban bukan penghuni apartemen tersebut.

    "Jadi, terkait kejadian ini, tentunya kami dari kepolisian Polsek Setiabudi datang untuk melakukan olah TKP. Kami juga mencari informasi dari keterangan saksi-saksi dan mempelajari CCTV yang ada di tempat kejadian," jelasnya.

    "Informasi yang didapat, bahwa korban ini bukan penghuni apartemen tersebut. Namun, korban diketahui pernah tinggal di apartemen itu sebelumnya," lanjutnya.

    Polisi mengatakan korban loncat dari lantai 46 yang merupakan rooftop. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami penyebab kematian korban.

    "Lantai 46 itu rooftop ya, artinya bagian paling atas. Bukan . Di CCTV ada gambaran runutannya. Saat yang bersangkutan datang, keluar dari lift lantai berapa ke lantai berapa, itu ada. Tentunya itu menjadi bagian yang kami dalami ke depannya," ungkapnya.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan penemuan korban.Jasad korban ditemukan pada Sabtu pukul 11.20 WIB di balkon lantai 2 sebuah hotel di Karet Kuningan, Setiabudi, Jaksel.

    "Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di balkon lantai 2 hotel, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Berdasarkan data awal, korban diketahui bernama RM Napitupulu," ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Senin .

    Berdasarkan keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban datang melalui apartemen menuju rel gondola lantai 46. Korban kemudian melompat hingga jatuh ke balkon lantai 2 hotel yang masih satu kawasan dengan apartemen.

    "Dari hasil keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban diduga datang seorang diri ke apartemen. Kemudian menuju area rel gondola lantai 46 dan melompat hingga terjatuh di balkon lantai 2 hotel," ungkapnya.

    Budi Hermanto mengatakan pihaknya masih mencari kebenaran soal informasi yang beredar yang menyebutkan bahwa korban adalah keponakan dari seseorang yang juga berprofesi sebagai pengacara kondang, sebagaimana yang ramai di media sosial.

    "Terkait informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, hal tersebut masih didalami Polsek Metro Setiabudi. Kasus ditangani Polsek Setiabudi," pungkasnya.

    Lihat juga Video 'Viral Sejumlah Penumpang KRL Jatuh di Eskalator Stasiun Bekasi':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Ampas Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Ini Penelitiannya
    • Selanjutnya: Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita

      Artikel Terkait

      • Saat Rumpon Jadi Penyelamat 5 Korban KM Nurul Salsa Usai 4 Hari Mengapung
      • Proyek Abadi LNG Masela Diproyeksi Pangkas Kemiskinan Tanimbar Jadi 18,87 Persen
      • Bahlil Guyon ke Nusron Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
      • Sudewo Minta Dukungan Loyalis: Doakan Saya Bebas dan Jadi Bupati Lagi
      • Taktik Kasar Argentina Rusak Laga Final Piala Dunia, Spanyol Dinilai Layak Menang
      • Modus Petani di Kendari Sultra Perkosa Perempuan Disabilitas, Beraksi sejak 2024
      • BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK
      • Jaringan Judi Online Terungkap di Purwakarta Libatkan WNA, Omzet Capai Rp 96 Miliar
      • Pesta Hidup Berseri Diramaikan 500 Peserta, Gaungkan Pentingnya Gaya Hidup Sehat
      • 15.080 Pelari Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla di Riau Bhayangkara Run 2026

        Lihat Sekilas

      • Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak
      • Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
      • Kemenhaj Siapkan Payung Hukum Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
      • Bikin Sinyal di Jakarta-Jabar Hilang, Pencuri Modul BTS Diatur WNA di Bangkok
      • Cak Imin Minta Relawan Lihat dan Belajar Cara Penanganan Bencana dari Jepang
      • Menantang Ombak dan Ongkos, Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan Hadapi Kenaikan Harga Bahan Bakar
      • Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!
      • Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
      • Festival Game Genshin Impact, Honkai Star Rail, dkk Kembali Digelar di Jakarta, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya
      • Forum Pemred Kecam Hotman soal 'Lu Punya Otak Nggak?': Sangat Tak Profesional
      • Copyright © 2026 Powered by Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen,Vista Notebook   sitemap