Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen

    Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen

    Waktu: 2026-09-12 18:20:04 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.

    Seorang pria yang berprofesi sebagai pengacara berinisial RMN ditemukan tewas di balkon hotel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan , setelah diduga loncat dari lantai 46 apartemen. Polisi mendalami penyebab kematian korban.

    "Terkait tujuannya , tentunya kami masih melakukan penyelidikan dan akan kami dalami lebih lanjut. Terkait perkembangannya nanti, kita lihat hasil penyelidikan," ujar Kasi Humas Polres Metro Jaksel AKP Joko Adi kepada wartawan, Senin .

    Polisi enggan mengaitkan betul-tidaknya penyebab korban mengakhiri hidup karena adanya dugaan intimidasi. Saat ini polisi fokus mendalami peristiwa korban terjatuh dari lantai 46 apartemen.

    "Kami belum mendapatkan informasi tersebut dan tentunya kami tidak akan mengait-ngaitkan. Yang kami dalami saat ini adalah terkait kejadian di lokasi korban meninggal dunia. Nanti manakala ada perkembangan, akan kami sampaikan kembali," ucapnya.

    AKP Joko menjelaskan polisi langsung melakukan olah TKP. Berdasarkan informasi yang didapat, korban bukan penghuni apartemen tersebut.

    "Jadi, terkait kejadian ini, tentunya kami dari kepolisian Polsek Setiabudi datang untuk melakukan olah TKP. Kami juga mencari informasi dari keterangan saksi-saksi dan mempelajari CCTV yang ada di tempat kejadian," jelasnya.

    "Informasi yang didapat, bahwa korban ini bukan penghuni apartemen tersebut. Namun, korban diketahui pernah tinggal di apartemen itu sebelumnya," lanjutnya.

    Polisi mengatakan korban loncat dari lantai 46 yang merupakan rooftop. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami penyebab kematian korban.

    "Lantai 46 itu rooftop ya, artinya bagian paling atas. Bukan . Di CCTV ada gambaran runutannya. Saat yang bersangkutan datang, keluar dari lift lantai berapa ke lantai berapa, itu ada. Tentunya itu menjadi bagian yang kami dalami ke depannya," ungkapnya.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan penemuan korban.Jasad korban ditemukan pada Sabtu pukul 11.20 WIB di balkon lantai 2 sebuah hotel di Karet Kuningan, Setiabudi, Jaksel.

    "Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di balkon lantai 2 hotel, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Berdasarkan data awal, korban diketahui bernama RM Napitupulu," ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Senin .

    Berdasarkan keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban datang melalui apartemen menuju rel gondola lantai 46. Korban kemudian melompat hingga jatuh ke balkon lantai 2 hotel yang masih satu kawasan dengan apartemen.

    "Dari hasil keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban diduga datang seorang diri ke apartemen. Kemudian menuju area rel gondola lantai 46 dan melompat hingga terjatuh di balkon lantai 2 hotel," ungkapnya.

    Budi Hermanto mengatakan pihaknya masih mencari kebenaran soal informasi yang beredar yang menyebutkan bahwa korban adalah keponakan dari seseorang yang juga berprofesi sebagai pengacara kondang, sebagaimana yang ramai di media sosial.

    "Terkait informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, hal tersebut masih didalami Polsek Metro Setiabudi. Kasus ditangani Polsek Setiabudi," pungkasnya.

    Lihat juga Video 'Viral Sejumlah Penumpang KRL Jatuh di Eskalator Stasiun Bekasi':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: LPTQ Tangsel Disebut Dapat Dana Hibah Rp 11 Miliar, Pemkot: Cuma Rp 4,75 Miliar
    • Selanjutnya: Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?

      Artikel Terkait

      • Hakim: Roy Suryo Salahgunakan Praperadilan untuk Tunda Sidang Pokok Perkara
      • Sosok Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Petinggi Perusahaan
      • Tak Ada Sampah di Jalan! Polri dan DLH Bersih-bersih Usai Riau Bhayangkara Run
      • Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi
      • Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
      • Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
      • Kala Trump Kritik Taktik Inggris yang Kalah dari Argentina di Piala Dunia
      • Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
      • Promo Tambah Daya PLN Diskon 50 Persen Berakhir 27 Juli 2026, Cek Syarat dan Cara Klaimnya
      • Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka

        Lihat Sekilas

      • Momen Kapolda Riau dan Ojol-Mahasiswa Nobar Final Piala Dunia di Polda Riau
      • Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
      • Cerita Wartini Sekolah di Usia 55 Tahun demi Menemani Sang Anak Meraih Mimpi
      • Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
      • Kapan Manusia Pertama Kali Menyadari Ada Dinosaurus?
      • KPK Temukan Uang, Valas hingga Perhiasan Saat Geledah Rumah Dinas Bupati Etik
      • Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, Penyebab Masih Diselidiki
      • Soal Retribusi Parkir Truk Antre BBM di Bahu Jalan, Dishub Dharmasraya Akan Evaluasi
      • Messi Absen Bela Inter Miami di 2 Laga dan MLS All-Star Usai Piala Dunia 2026
      • Reza Arap Ungkap Album Weird Genius Hampir Rampung
      • Copyright © 2026 Powered by Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen,Vista Notebook   sitemap