Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026

    Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026

    Waktu: 2026-09-12 18:19:24 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Chicago memberikan dukungan dan fasilitasi kepada delegasi mahasiswa Indonesia, yang berhasil mengharumkan nama bangsa sebagai finalis Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) Product Development Competition, dalam rangkaian IFT FIRST (Food Improved by Research, Science, and Technology) Annual Event and Expo 2026 yang berlangsung pada 12–15 Juli 2026 di McCormick Place Convention Center, Chicago.

    Delegasi Indonesia terdiri atas mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB University) dan Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang, yang berhasil lolos ke babak final setelah melalui proses seleksi proposal yang sangat kompetitif dengan peserta dari berbagai negara.

    Pada babak final, para mahasiswa mempresentasikan inovasi dan hasil penelitian mereka di hadapan dewan juri internasional serta komunitas global di bidang ilmu dan teknologi pangan.

    Kompetisi DSDC sendiri diselenggarakan oleh Institute of Food Technologists Student Association (IFTSA) dan disponsori oleh Cargill, dengan tujuan mendorong mahasiswa mengembangkan solusi inovatif bagi tantangan ketahanan pangan, nutrisi, dan keberlanjutan di negara berkembang.

    Inovasi yang dibawa oleh mahasiswa IPB terkait pemanfaatan limbah pohon sagu untuk dijadikan makanan kemasan papeda.

    Inovasi ini diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal khususnya di Maluku Utara melalui usaha UMKM pangan dengan produk papeda kemasan.

    Sementara itu, mahasiswa SCU membawa inovasi pemanfaatan dedak dan limbah kedelai (okara) menjadi bihun kemasan. Inovasi ini berangkat dari kondisi masyarakat Indonesia yang banyak mengkonsumsi nasi dan tahu serta tempe.

    Delegasi Indonesia di ajang Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) Product Development Competition, dalam rangkaian IFT FIRST (Food Improved by Research, Science, and Technology) Annual Event and Expo 2026 yang berlangsung pada 12?15 Juli 2026 di McCormick Place Convention Center, Chicago, Amerika Serikat.KJRI CHICAGO Delegasi Indonesia di ajang Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) Product Development Competition, dalam rangkaian IFT FIRST (Food Improved by Research, Science, and Technology) Annual Event and Expo 2026 yang berlangsung pada 12?15 Juli 2026 di McCormick Place Convention Center, Chicago, Amerika Serikat.Keberhasilan Indonesia menjadi finalis merupakan capaian yang membanggakan. Pada penyelenggaraan tahun ini, hanya terdapat enam kelompok dari empat negara yang berhasil menembus babak final, yaitu Indonesia, Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko.

    Hal ini menunjukkan daya saing riset dan inovasi mahasiswa Indonesia di tingkat internasional.

    Kesempatan terpilih sebagai finalis telah memberikan pengalaman akademik dan profesional yang sangat berharga.

    Selama mengikuti rangkaian IFT FIRST 2026, para mahasiswa tidak hanya mempresentasikan karya ilmiah mereka, tetapi juga berinteraksi dengan mahasiswa, peneliti, akademisi, dan pelaku industri pangan dari berbagai negara melalui sesi ilmiah, kegiatan jejaring (networking), serta pameran teknologi pangan terbesar di dunia.

    Sebagai salah satu ajang paling bergengsi di bidang ilmu dan teknologi pangan, IFT FIRST mempertemukan ribuan profesional dari sektor akademik, industri, dan pemerintah untuk membahas berbagai inovasi yang akan membentuk masa depan sistem pangan global.

    Selain kompetisi mahasiswa, kegiatan ini menghadirkan ratusan perusahaan dan organisasi terkemuka yang menampilkan teknologi, bahan baku, serta solusi terbaru bagi industri pangan dan minuman.

    Berbagai perusahaan multinasional terkemuka turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan IFT FIRST 2026, antara lain Cargill, Kraft Heinz, Mondelez International, Ingredion, Bunge, General Mills, Coca-Cola, Danone, Ferrero, Hershey, Kellanova, dan Conagra Brands, sehingga membuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan industri sekaligus membangun jejaring profesional dengan calon mitra riset maupun pemberi kerja.

    Dukungan KJRI Chicago kepada delegasi mahasiswa Indonesia merupakan bagian dari komitmen KJRI dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia, dan promosi talenta nasional di tingkat internasional serta mendorong talenta nasional untuk masuk ke dalam global supply chain.

    Delegasi Indonesia di ajang Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) Product Development Competition, dalam rangkaian IFT FIRST (Food Improved by Research, Science, and Technology) Annual Event and Expo 2026 yang berlangsung pada 12?15 Juli 2026 di McCormick Place Convention Center, Chicago, Amerika Serikat.KJRI CHICAGO Delegasi Indonesia di ajang Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) Product Development Competition, dalam rangkaian IFT FIRST (Food Improved by Research, Science, and Technology) Annual Event and Expo 2026 yang berlangsung pada 12?15 Juli 2026 di McCormick Place Convention Center, Chicago, Amerika Serikat.KJRI Chicago berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia yang berpartisipasi dalam IFT FIRST maupun forum ilmiah internasional serupa.

    Keikutsertaan dalam ajang seperti ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk menguji kualitas riset di tingkat global, tetapi juga membuka akses terhadap jejaring internasional dengan universitas-universitas terkemuka, lembaga penelitian, serta industri makanan dan minuman skala internasional yang dapat mendukung pengembangan karier, kolaborasi riset, dan inovasi di masa depan.

    KJRI Chicago juga berharap kiranya para mahasiswa yang telah memiliki pengalaman kompetisi internasional dapat membagikan pengalaman mereka kepada mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia dan mereka dapat menjadi bagian dari pembentukan ekosistem pangan di Indonesia.

    • Sebelumnya: Kawal KDKMP, Kemendes Bareng 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional
    • Selanjutnya: Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah

      Artikel Terkait

      • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
      • Polisi Selidiki Pelaku Curanmor yang Tembak Ojek di Matraman Jaktim
      • Cari Bukti Tambahan Kasus Bupati Etik, KPK Geledah Rumah 3 Tersangka hingga Kepala PU Sukoharjo Hari Ini
      • DPD Pastikan Aspirasi Daerah Terakomodasi dalam RUU Daerah Kepulauan
      • Menteri Pigai Sesalkan Hoax Ajakan 'Belanja Rp 1 Juta/Bulan di Kopdes'
      • 58 Gerai Kopdes di Atas Lahan Sawah Dilindungi, Bupati Banyumas Bingung Mengatasi
      • Live Bareng Rizky Nazar Jadi Sorotan, Anjasmara: Saya Tidak Sebut Nama
      • Jembatan dari Brimob untuk Mereka yang Terlupakan
      • Menkop: Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Tambang di Desa
      • Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap

        Lihat Sekilas

      • Terlibat Begal Motor, Pelajar SMP di Cianjur Ditangkap
      • Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
      • Hujan Deras Picu Banjir di Tapteng Sumut, 200 KK Terdampak
      • Datangi Kantor Pertamina, Pemkot Medan Tagih Janji Atasi Antrean Mengular di SPBU
      • Intip Paspor Pelaut Zaman Belanda di Museum Bahari Jakarta, Sejak 1939
      • 13 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan, Ini Rinciannya
      • Karhutla 5 Hektare di Kubu Raya, Satgas Berjibaku Padamkan Api Dekat Bandara Supadio
      • Polisi Ungkap Siswa MAN 3 Padang Bawa 4 Bom Rakitan, 1 Meledak
      • 10 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
      • GNK Kritik Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Bela Febrie
      • Copyright © 2026 Powered by Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026,Vista Notebook   sitemap