Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Menlu Sugiono dan Menlu Vietnam Teken Rencana Aksi 2026-2030, Ini Isinya

    Menlu Sugiono dan Menlu Vietnam Teken Rencana Aksi 2026-2030, Ini Isinya

    Waktu: 2026-09-12 17:40:08 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Sosialis Vietnam Le Hoai Trung di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Keduanya menandatangani Rencana Aksi untuk Pelaksanaan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Vietnam 2026-2030 .

    Penandatanganan itu dilaksanakan dalam Pertemuan Sidang Komisi Bersama ke-6 Indonesia-Vietnam di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa . Rencana aksi tersebut menjadi pedoman pelaksanaan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Vietnam yang disepakati pada 2025, sekaligus menegaskan komitmen untuk memperdalam kerja sama melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara selama lima tahun ke depan.

    Indonesia dan Vietnam sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, antara lain ketahanan pangan dan pertanian, industri berteknologi tinggi, ekonomi digital, energi, kesehatan, industri halal, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pendidikan.

    Di bidang politik dan keamanan, kedua menteri membahas berbagai isu prioritas, termasuk perbatasan, pertahanan, keamanan maritim, pemberantasan illegal, unreported, and unregulated fishing , serta penanggulangan kejahatan lintas negara.

    "Hari ini, kami menandatangani Plan of Action untuk pengimplementasian dan ini akan menjadi kerangka kerja utama yang akan membimbing kerja sama bilateral kami selama lima tahun ke depan," kata Sugiono.

    "Untuk kerja sama politik, kami menghargai kemajuan yang telah dilakukan dalam mengimplementasikan perjanjian kami mengenai zona ekonomi eksklusif . Kami juga berbincang dan menguatkan komitmen untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan dalam kerja sama politik di sektor maritim, penanganan IUUF, serta kejahatan lintas negara, termasuk narkotika dan kejahatan yang berkaitan dengan psikotropika," imbuhnya.

    Di bidang ekonomi, kedua menteri menegaskan komitmen untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar USD 18 miliar pada 2028. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, kedua negara akan memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi, termasuk melalui reaktivasi Joint Committee on Economic, Scientific, and Technical Cooperation .

    "Di sektor ekonomi, kami juga menguatkan komitmen kami untuk mencapai target perdagangan bilateral yang ditargetkan mencapai 18 miliar dolar AS pada tahun 2028," ujar Sugiono.

    Indonesia dan Vietnam juga sepakat mempererat hubungan antarmasyarakat melalui peningkatan kerja sama di bidang kebudayaan dan pendidikan, serta penguatan kolaborasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Selain kerja sama bilateral, kedua menteri bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan regional dan global. Indonesia dan Vietnam menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN dalam memelihara perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.

    Kedua negara juga menegaskan kembali dukungan terhadap ASEAN Five-Point Consensus sebagai kerangka utama penyelesaian situasi di Myanmar. Pertemuan tersebut turut membahas perkembangan di Timur Tengah beserta implikasinya terhadap stabilitas kawasan, perdagangan, energi, dan ketahanan pangan.

    • Sebelumnya: Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
    • Selanjutnya: Nama Anggota AAA Clan Makin Terkenal, Reza Arap: Gue Tidak Pernah Bisa Jalan Sendiri

      Artikel Terkait

      • Prabowo di Puncak Harkopnas: Muka Kalian Bukan yang Bawa Lari Uang ke LN
      • Viral Pria Pamer Alat Kelamin di JPO Grogol Jakbar, Polisi Selidiki
      • Stres Berat Bikin Durasi Haid Lebih Lama? Ini Kata Dokter
      • KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang
      • Lebih dari 80.000 Transmigran Belum Kantongi Sertifikat Tanah
      • Nobar Final Piala Dunia di Lapangan Banteng Membludak, Penonton Saling Dorong
      • Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK
      • 5 Tips Meal Prep untuk Pemula, Lengkap dengan Ide Menu Rp 200.000 Seminggu
      • Gaya Zendaya dengan Anting Kuno Iran Ini Tuai Kritik Pedas

        Lihat Sekilas

      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Baleg DPR Rampungkan Draf RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
      • Bang Jago Ngamuk Bawa Golok di Warung Jamu Bogor Jadi Tersangka
      • Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
      • Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing
      • Kepala BRIN Dapat Tugas Gunakan Teknologi Cari Sumber Air
      • Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan
      • Tekanan Ban Truk 200 Psi: Ancaman Serius Bagi Pengendara Motor
      • Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
      • Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
      • Copyright © 2026 Powered by Menlu Sugiono dan Menlu Vietnam Teken Rencana Aksi 2026-2030, Ini Isinya,Vista Notebook   sitemap