Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi

    Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi

    Waktu: 2026-07-29 16:19:01 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 108 persoalan dalam 18 bulan masa pemerintahannya. Menurut Prabowo, pencapaian tersebut merupakan prestasi.

    "Mungkin hitungan kita terakhir lebih dari 108 masalah, 110 masalah yang kita selesaikan dalam satu tahun lebih, 18 bulan pemerintahan kita, ini prestasi yang bukan kecil, kita rendah hati, kita tidak mau menepuk dada, kita tidak mau dan kita tidak boleh besar kepala, tidak boleh sombong, itu watak bangsa kita," kata Prabowo saat membuka sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin .

    "Tapi kalau kita berprestasi kita akui bahwa kita berprestasi, tidak ada bangsa lain yang menghormati kita kalau kita tidak menghargai bangsa kita sendiri," lanjutnya.

    Prabowo mengatakan pemerintah mendapat mandat dari rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran kabinet tidak gentar menghadapi tantangan yang ada.

    "Kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah, jadi kita tidak boleh takut dengan masalah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan, kita tidak boleh takut dengan kekurangan. Kita paham seluruh bangsa paham, bahwa gaji guru-guru kita kurang, kita paham bahwa lapangan kerja kita kurang, kita paham masih banyak kemiskinan ekstrem, kita paham semua masalah kita paham," ujarnya.

    Prabowo mengatakan dirinya menemukan sejumlah persoalan yang jauh lebih besar dari perkiraan. Salah satunya kebocoran kekayaan negara.

    "Kita mengerti justru ini yang kita pilih diberi mandat untuk kita selesaikan, kita paham ada ketimpangan masyarakat kita, tapi terus terang saja saya katakan, di mana-mana, saya sendiri, sebagai presiden, sebagai yang diberi mandat bersama saudara Wapres kita disumpah. Saya sendiri tidak menduga, sesungguhnya beberapa masalah sangat di luar perkiraan kita," ujarnya.

    "Terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan, ribuan triliun, ratusan miliar dolar tiap tahun, dengan praktik-praktik under invoicing, pemalsuan laporan perdagangan, praktik-praktik penyeludupan, hal-hal yang tidak masuk akal dan tidak adil bagi bangsa kita," ujarnya.

    Menurut Prabowo, temuan tersebut didukung data dari lembaga-lembaga internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa . Dia mencontohkan Indonesia yang merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia justru pernah mengalami kelangkaan minyak goreng selama berminggu-minggu.

    "Ini bukan data kita, ini data lembaga internasional, ini data dari PBB, tapi seluruh bangsa sudah merasakan, semua pelaku ekonomi sudah mengerti di dalam negeri dan luar negeri. Semua tahu negara penghasil kelapa sawi tadi dunia sempat berminggu-minggu hilang minyak goreng, sesuatu yang tidak masuk di akal," ucapnya.

    Prabowo menilai pemerintah telah menyelesaikan banyak persoalan dalam kurun waktu 18 bulan terakhir. Dia berjanji menuntaskan berbagai masalah.

    "Karena itu, saya ingatkan kita diberi mandat untuk menyelesaikan masalah dan seharusnya kita bangga bahwa ternyata dalam kurun waktu ini telah banyak masalah dan kesulitan yang kita selesaikan," ucapnya.

    Simak juga Video 'Prabowo Tegaskan Tidak Akan Pilih Kasih Tindak Kasus Korupsi!':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina: Jam, Cara Nonton, dan Link Live Streaming
    • Selanjutnya: Cerita Dokter Obati Kambing hingga Iguana di Mobil Klinik Keliling

      Artikel Terkait

      • Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
      • FDA Izinkan 20 Varian ZYN Dipasarkan dengan Klaim Risiko Rendah dari Rokok
      • Curhat Lautaro Martinez Usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
      • Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo
      • Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
      • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi
      • Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman
      • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
      • Satu per Satu Toko Buku Independen Hong Kong Dibungkam, 5 Orang Ditangkap
      • Tidak Cocok dengan Micky van de Ven, Barcelona Fokus Cari Penyerang Baru

        Lihat Sekilas

      • Kemensos Gandeng PKP Percepat Renovasi Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat
      • Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik
      • Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
      • Eks Kepala PPATK Nilai Indikasi TPPU di Kasus Febrie Adriansyah Cukup Kuat
      • Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
      • Banjir Bandang Terjadi di Sungai Batang Agam, 90 KK Terdampak
      • Petinju Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Asia Tinju U19 & U23 2026
      • 25 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
      • Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
      • Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki
      • Copyright © 2026 Powered by Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi,Vista Notebook   sitemap