Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan

    115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan

    Waktu: 2026-07-29 17:09:12 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah , kedatangan 115 warga binaan atau narapidana . Ratusan napi ini berstatus risiko tinggi atau high risk berdasarkan hasil asesmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan jajaran Sulawesi Selatan dan Jawa Timur .

    Berdasarkan keterangan Ditjenpas Kemenimipas, Senin , 79 napi asal Sulsel dan 36 napi asal Jatim dipindahkan untuk menjaga stabilitas keamanan di lapas asal. Ditjenpas mengambil Langkah ini sebagai strategi strategi penguatan sistem pengamanan dan pembinaan napi high risk.

    "Pemindahan warga binaan kategori high risk merupakan operasi pengamanan yang membutuhkan perencanaan matang dan koordinasi yang kuat. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktorat Pengamanan dan Intelijen memimpin pelaksanaan kegiatan ini dengan dukungan penuh dari Kepolisian serta jajaran Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan terkait," ujar juru bicara Ditjenpas Kemenimipas, Rika Aprianti.

    Ratusan napi tersebut dikirim ke Nusakambangan dengan pengawalan Direktorat Pengamanan dan Intelijen , sebagai penanggung jawab operasi. Ditpamintel menggandeng Brimob Polri, Korlantas Polri untuk melancarkan proses pemindahan mulai dari persiapan, pengawalan, transit, hingga penempatan di Nusakambangan. Total ada 77 petugas pengamanan gabungan.

    "Kolaborasi ini menjadi kunci sehingga seluruh rangkaian pemindahan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan terkendali," sambung Rika.

    Sebanyak 79 napi asal Sulsel berangkat dari Lapas Kelas IIB Maros menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Jumat . Mereka menumpang KM DLU menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan transit sementara di Lapas Kelas I Surabaya.

    Kemudian Minggu , 36 napi high risk asal Jatim bergabung dengan rombongan tersebut. Mereka lalu menuju Nusakambangan melalui jalur darat.

    "Nusakambangan memiliki fungsi strategis sebagai kawasan pemasyarakatan dengan tingkat pengamanan tinggi. Penempatan warga binaan high risk di Nusakambangan merupakan langkah untuk mengoptimalkan pengamanan sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih efektif sesuai dengan tingkat risiko masing-masing warga binaan," terang Rika.

    Sebanyak 115 napi akhirnya tiba di Pelabuhan Wijayapura, Cilacap, dini hari tadi, tepatnya pukul 01.20 WIB. Mereka melanjutkan penyeberangan ke Pelabuhan Sodong, Nusakambangan, dan tiba pukul 01.40 WIB di tujuan.

    "Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh lapas dan rutan di Indonesia," tutur Rika.

    Rika menegaskan pihaknya melakukan pemindahan secara terukur, dan berlanjut. Rika menyampaikan langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen pihaknya dalam membenahi sistem pemasyarakatan agar lebih baik dan berorientasi pada keamanan, pembinaan, serta perlindungan masyarakat.

    Lihat juga Video: Rezeki dari Balik Jeruji: Kisah Baru Nusakambangan

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain
    • Selanjutnya: Mendagri Usul Donatur Tiap Calon Kepala Daerah Dibuka ke Publik, Seperti di AS

      Artikel Terkait

      • Pierluigi Collina Ungkap Sulitnya Pilih Wasit dan Jawab Kontroversi VAR
      • Sosok Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Petinggi Perusahaan
      • Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik
      • Tolak Barcelona, Nico Williams: Lebih Baik di Athletic Bilbao daripada Menang Banyak Gelar
      • Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK
      • FIFA Jual 4 Paket Rumput Final Piala Dunia 2026, Apa Saja Isinya?
      • Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045
      • Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
      • INPEX Sebut Blok Masela Simbol Kemajuan Indonesia
      • 3 Kapal di Muara Angke Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

        Lihat Sekilas

      • Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember
      • Faiq Pedagang Kambing di Kota Batu Santai Ramai Disebut Mirip Yesus
      • Reza Arap Akui Turun Berat Badan 10 Kg, Kini Rutin Olahraga Lari
      • Sidang Kasus Penggelapan Sparepart Rp 1,9 M, Kubu Terdakwa Ungkap Kejanggalan Dakwaan
      • Marak Truk Tabrak Jembatan di Jakarta, Berapa Batas Tinggi Maksimal?
      • Lolos ke 8 Besar Japan Open 2026, Fajar/Fikri Siapkan Strategi Hadapi Wakil Inggris
      • Peredaran Pod Getar dan Happy Water di Bogor Sasar Perumahan Elite
      • Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih
      • Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki
      • Pilu Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan
      • Copyright © 2026 Powered by 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan,Vista Notebook   sitemap