Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Groundbreaking Abadi Masela Digelar Usai 28 Tahun, Bahlil Apresiasi Prabowo

    Groundbreaking Abadi Masela Digelar Usai 28 Tahun, Bahlil Apresiasi Prabowo

    Waktu: 2026-07-29 17:09:05 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Groundbreaking proyek liquefied natural gas Abadi Masela, di Kepulauan Tanimbar, Maluku, telah dimulai. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan proyek ini dicanangkan setelah 28 tahun mandek.

    "Pada hari ini, 16 Juli 2026, ini menandai babak baru proyek Abadi Masela yang sudah dicanangkan 28 tahun lalu, sudah 6 presiden, Presiden Prabowo Subianto-lah yang bisa mengeksekusi hari ini," kata Bahlil saat peresmian, dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis .

    Bahlil mengungkap proyek ini mandek karena munculnya perdebatan antara letak proyek di laut atau darat. Atas bimbingan dan arahan Prabowo, akhirnya perdebatan itu selesai dan dimulai pembangunan tahun ini.

    "Saya harus sampaikan karena proyek ini sudah lama terkatung-katung, perdebatannya antara di laut atau di darat, dan ini perdebatan sudah sangat panjang," ujarnya.

    "Tapi atas bimbingan, arahan, dan perintah kepada kami sebagai pembantu Presiden untuk segera mengeksekusi, melakukan asistensi, dan memberikan penegasan kepada seluruh konsesi-konsesi perizinan minyak atau gas yang telah diberikan, yang sudah selesai POD tapi tidak bisa dilaksanakan segera diberikan instruksi cepat. Maka atas dasar itu, surat peringatan pertama kepada invest kita layangkan dan alhamdulillah hari ini kita lakukan groundbreaking untuk pembangunan berikutnya," ujarnya.

    Proyek raksasa di sektor migas ini berlokasi sekitar 170-180 km di sebelah barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dikembangkan melalui skema cost recovery PSC oleh INPEX Masela Ltd selaku operator dengan kepemilikan saham mayoritas , bermitra strategis dengan PT Pertamina dan Petronas . Nilai investasi proyek ini mencapai USD 20,9 miliar.

    Proyek ini dirancang memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun , menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35.000 barel per hari untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

    Setelah melalui proses pengembangan selama hampir tiga dekade sejak penandatanganan kontrak pada tahun 1998, proyek ini akhirnya memasuki tahap konstruksi. Hingga awal Juli 2026, progres front end engineering design telah mencapai 79,56 persen, melampaui target yang direncanakan, sementara berbagai perizinan strategis dan penyelesaian desain fasilitas utama terus berjalan sesuai jadwal menuju final investment decision pada akhir 2026.

    Berdasarkan kajian LPEM FEB UI memperkirakan proyek ini akan memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto nasional sebesar sekitar USD 137,7 miliar hingga 2055. Disertai peningkatan pendapatan negara dan daerah, penciptaan sekitar 12 ribu lapangan kerja langsung pada masa konstruksi, serta memberikan dampak positif terhadap penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran, khususnya di Provinsi Maluku.

    Selain memperkuat ketahanan energi nasional, LNG Abadi Masela juga menjadi proyek LNG pertama di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi carbon capture and storage sejak tahap pengembangan. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan sektor energi yang berdaya saing sekaligus lebih ramah lingkungan untuk mendukung transisi energi nasional.

    Simak juga Video Prabowo soal Proyek Gas Masela: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat!

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Jeda Paruh Musim, Mario Aji dan Veda Ega Pratama Cari Motivasi di Bali
    • Selanjutnya: KPK Limpahkan Berkas Perkara Fadia Arafiq ke PN Tipikor Semarang

      Artikel Terkait

      • Garda Prabowo: Tiyo Ardianto Cerdas tapi Salah Teman
      • Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang
      • 6 Cara Mencuci Buah dan Sayur agar Tetap Bersih dan Segar
      • Declan Rice: Skuad Terbaik Inggris yang Tinggal Menunggu "Waktunya"
      • Tak Hanya Stasiun Besar, Turis Asing Kini Naik Kereta dari Stasiun Kecil
      • Pembongkaran JPO Selesai, Kini Jalan Tendean Jaksel Dibuka 2 Arah
      • Rahmat Dimas Pembunuh Ojol di Tangerang Ditetapkan Sebagai Tersangka
      • Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut
      • Unggahan Instagram Pertama Messi Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
      • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina

        Lihat Sekilas

      • Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Sudah Dievakuasi
      • Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
      • Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
      • Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi
      • Petani di Kendari Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas 4 Kali
      • Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar
      • Nobar Pildun di Menteng Tenggulun, Mendagri Tekankan Semangat Kebersamaan
      • Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
      • Bonatua Minta Pihak UGM Datang Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Tidak, Akan Deadlock
      • Kabid Pasar Jadi Tersangka Pungli MCK Rp 80 Juta, Pemkot Bekasi Tak Beri Bantuan Hukum
      • Copyright © 2026 Powered by Groundbreaking Abadi Masela Digelar Usai 28 Tahun, Bahlil Apresiasi Prabowo,Vista Notebook   sitemap