Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo

    Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo

    Waktu: 2026-09-12 17:41:53 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto saat membela kliennya di Kejagung. Istana Kepresidenan dan Partai Gerindra meminta Hotman tak mengaitkan kasus Febrie dengan Prabowo.

    Mensesneg Prasetyo Hadi meminta Hotman Paris tidak membawa nama Prabowo saat membela kliennya tersebut. Pras mengatakan tiga kasus dugaan korupsi yang melibatkan Febrie merupakan murni persoalan hukum.

    "Ya, itu kan kita kembalikan ke proses hukum ya. Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden," kata Prasetyo seusai rapat bersama pimpinan DPR di gedung DPR kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin .

    Pras mengatakan kasus hukum harus ditangani sesuai dengan mekanisme hukum. Ketua OKK DPP Gerindra itu mengatakan pemeriksaan pejabat tidak perlu izin dari Presiden.

    "Sepenuhnya kita kembalikan ke mekanisme hukum yang berlaku. Ya, saya rasa sih kembali kepada mekanismenya ya. Saya rasa nggak ada juga hanya pada saat masih proses pemeriksaan harus seizin Presiden itu," tuturnya.

    Senada dengan Pras, Ketua DPP Gerindra Bambang Haryadi mengatakan Prabowo tidak pernah mengintervensi hukum. Bambang tegas mengatakan Prabowo menjunjung tinggi penegakan hukum yang seadil-adilnya.

    "Gerindra menyayangkan statement Hotman Paris yang mengaitkan kasus mantan Jampidsus dengan presiden Prabowo. Ini sangat tidak benar, dan bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi," kata Bambang, Minggu kemarin.

    Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR itu mengungkit penegakan hukum era Prabowo yang disebutnya tidak pandang bulu. Bambang mengungkit beberapa pembantu Prabowo yang ditangkap terkait kasus hukum.

    "Prabowo dalam setiap kegiatan partai selalu mengingatkan bahwa tidak akan melindungi kader yang berbuat tercela dan korupsi. Itu terbukti, ada beberapa kepala daerah yang melanggar dan terafiliasi dengan Gerindra tetap diproses hukum," kata dia

    "Bahkan ada anggota kabinet yaitu wamen juga tetap diproses hukum," imbuh dia.

    Bambang pun meminta Hotman tidak membawa-bawa nama Presiden dalam pembelaan terhadap kliennya itu. "Presiden Prabowo tidak pernah campuri penegakan hukum," sebut dia.

    Hotman Bawa-bawa Prabowo

    Hotman sebelumnya membeberkan alasannya mau turun tangan membela Febrie Adriansyah. Hotman membawa-bawa nama Prabowo yang diakuinya sebagai klien setia selama puluhan tahun.

    "Ingat, saya 25 tahun sebagai pengacaranya Prabowo. Semua perkara besar beliau, termasuk adiknya Pak Hashim, saya yang pegang. Bahkan waktu beliau Menhan pun saya sering diminta tanpa dibayar," ungkap Hotman saat memberi pernyataan kepada media di gedung Bundar Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam.

    Karena itu, Hotman merasa miris melihat kondisi Febrie saat ini. Baginya, Febrie adalah sosok berprestasi yang menjadi kebanggaan Presiden Prabowo karena berhasil menyelamatkan aset negara dalam jumlah fantastis.

    "Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo. Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp 130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp 300 triliun. Total Rp 430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang yang jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden," imbuhnya.

    Lihat juga Video: Febrie Adriansyah Resmi Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukumnya

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun
    • Selanjutnya: Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan

      Artikel Terkait

      • Tren Aspal Halaman Depan Rumah di Eropa Perparah Dampak Cuaca Panas
      • PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan
      • Cara Membuang Minyak Bekas Memasak agar Tidak Menyumbat Saluran Air
      • Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional
      • Krisis Murid Baru SD Negeri di Jateng dan DIY, Pakar Sebut Penduduk Usia Muda Terus Menurun
      • Investasi Makin Diminati Anak Muda, Ini Pentingnya Memahami Risiko
      • Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, 2 Tersangka Diperiksa Polda NTB
      • Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
      • 3 Kapal di Muara Angke Jakut Terbakar, Damkar Kerahkan 65 Personil
      • Bukan Uang, Artis yang Tampil di Final Piala Dunia 2026 dapat Honor yang Tak Ternilai

        Lihat Sekilas

      • Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
      • Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
      • Pertunjukan Angklung Ramaikan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di IKN
      • Bekas Lahan Sampah di Sukmajaya Depok Kebakaran, 2 Orang Berhasil Dievakuasi
      • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Jakpus, Ponselnya Terdeteksi di Jakut
      • Rano Karno: Aku Dukung Spanyol Kalahkan Argentina 2-1
      • KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Jadi Prioritas Prabowo, Revitalisasi Madrasah Dikebut
      • Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026
      • Inovasi Skincare Lembut untuk Kulit Sensitif, Menjawab Kebutuhan Generasi Muda
      • Copyright © 2026 Powered by Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo,Vista Notebook   sitemap