Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo

    Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo

    Waktu: 2026-07-29 15:25:56 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto saat membela kliennya di Kejagung. Istana Kepresidenan dan Partai Gerindra meminta Hotman tak mengaitkan kasus Febrie dengan Prabowo.

    Mensesneg Prasetyo Hadi meminta Hotman Paris tidak membawa nama Prabowo saat membela kliennya tersebut. Pras mengatakan tiga kasus dugaan korupsi yang melibatkan Febrie merupakan murni persoalan hukum.

    "Ya, itu kan kita kembalikan ke proses hukum ya. Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden," kata Prasetyo seusai rapat bersama pimpinan DPR di gedung DPR kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin .

    Pras mengatakan kasus hukum harus ditangani sesuai dengan mekanisme hukum. Ketua OKK DPP Gerindra itu mengatakan pemeriksaan pejabat tidak perlu izin dari Presiden.

    "Sepenuhnya kita kembalikan ke mekanisme hukum yang berlaku. Ya, saya rasa sih kembali kepada mekanismenya ya. Saya rasa nggak ada juga hanya pada saat masih proses pemeriksaan harus seizin Presiden itu," tuturnya.

    Senada dengan Pras, Ketua DPP Gerindra Bambang Haryadi mengatakan Prabowo tidak pernah mengintervensi hukum. Bambang tegas mengatakan Prabowo menjunjung tinggi penegakan hukum yang seadil-adilnya.

    "Gerindra menyayangkan statement Hotman Paris yang mengaitkan kasus mantan Jampidsus dengan presiden Prabowo. Ini sangat tidak benar, dan bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi," kata Bambang, Minggu kemarin.

    Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR itu mengungkit penegakan hukum era Prabowo yang disebutnya tidak pandang bulu. Bambang mengungkit beberapa pembantu Prabowo yang ditangkap terkait kasus hukum.

    "Prabowo dalam setiap kegiatan partai selalu mengingatkan bahwa tidak akan melindungi kader yang berbuat tercela dan korupsi. Itu terbukti, ada beberapa kepala daerah yang melanggar dan terafiliasi dengan Gerindra tetap diproses hukum," kata dia

    "Bahkan ada anggota kabinet yaitu wamen juga tetap diproses hukum," imbuh dia.

    Bambang pun meminta Hotman tidak membawa-bawa nama Presiden dalam pembelaan terhadap kliennya itu. "Presiden Prabowo tidak pernah campuri penegakan hukum," sebut dia.

    Hotman Bawa-bawa Prabowo

    Hotman sebelumnya membeberkan alasannya mau turun tangan membela Febrie Adriansyah. Hotman membawa-bawa nama Prabowo yang diakuinya sebagai klien setia selama puluhan tahun.

    "Ingat, saya 25 tahun sebagai pengacaranya Prabowo. Semua perkara besar beliau, termasuk adiknya Pak Hashim, saya yang pegang. Bahkan waktu beliau Menhan pun saya sering diminta tanpa dibayar," ungkap Hotman saat memberi pernyataan kepada media di gedung Bundar Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam.

    Karena itu, Hotman merasa miris melihat kondisi Febrie saat ini. Baginya, Febrie adalah sosok berprestasi yang menjadi kebanggaan Presiden Prabowo karena berhasil menyelamatkan aset negara dalam jumlah fantastis.

    "Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo. Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp 130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp 300 triliun. Total Rp 430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang yang jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden," imbuhnya.

    Lihat juga Video: Febrie Adriansyah Resmi Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukumnya

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Bangkai Paus di Pantai Jembrana Muncul Lagi, Lokasi Penguburan Tergerus Air Pasang
    • Selanjutnya: Peringatan Teddy Sheringham Jelang Laga Inggris Vs Argentina

      Artikel Terkait

      • Rundown Konser Afgan di JCC Senayan Hari Ini
      • Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia Kandas Usai Ditaklukkan Argentina
      • Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai Kena OTT
      • RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi
      • Setahun Eksploitasi Bug PayPal untuk "Curi" Laptop, Pelaku Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi
      • Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026
      • Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU
      • Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat
      • Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?
      • Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik

        Lihat Sekilas

      • Jelang Perancis Vs Inggris, The Three Lions di Ambang Sejarah Baru
      • Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum
      • Polisi Olah TKP Kasus Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
      • Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
      • Soroti Perang dan Konflik Global, Prabowo: Bersyukur Kawasan Kita dalam Damai
      • Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak
      • Hino Perluas Layanan di Banyuwangi dengan Diler Baru
      • Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi
      • Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
      • 7 Rumah di Tenggarong Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
      • Copyright © 2026 Powered by Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo,Vista Notebook   sitemap