Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim

    KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim

    Waktu: 2026-07-29 16:25:55 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    KPK memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. Salah satu saksi yang diperiksa yakni Dirjen PKN V Badan Pemeriksa Keuangan Widhi Widayati .

    "Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam dugaan TPK terkait audit laporan keuangan oleh BPK di Kabupaten Muara Enim Sumsel," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis .

    Widhi Widayati tiba di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 10.00 WIB. Selain Widhi, KPK hari ini memeriksa 4 saksi lain dalam perkara ini, yaitu Bobby Adhityo Rizaldi selaku anggota V BPK, Tuning Rahayu selaku Tenaga Ahli Anggota V BPK, Ahdony Asfiansyah selaku ASN BPK dan Wahyu Tri Handoko selaku Kepala Sekretariat AKN V BPK.

    Sebelumnya, Edison ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada Senin . KPK kemudian menetapkan Edison sebagai tersangka pada Selasa .

    Selain Edison, KPK menetapkan tiga orang lain sebagai tersangka usai OTT itu. Berikut identitas para tersangka:1. Bupati Muara Enim, Edison2. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Abi Nurwardani.3. Keponakan Bupati, Adi Triyadi4. Marketing PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin Hardi.

    KPK menduga Edison menerima suap Rp 500 juta dari Cory. Suap diduga diterima lewat Abi Nurwardani.

    Suap diduga merupakan duit menjaga 'hubungan baik' karena PT MSA selaku supplier smart board telah mendapat proyek pengadaan dari Pemkab Muara Enim tahun 2025. Selain itu, Abi menerima setoran duit dari rekanan dinas lainnya di Muara Enim. KPK menyita duit sekitar Rp 1,9 miliar dalam perkara ini.

    Pada Rabu , KPK melakukan OTT terhadap lima ASN BPK. KPK menyebutkan OTT ini masih terkait dugaan suap di Pemkab Muara Enim. KPK menduga Bupati Muara Enim memberi suap ke pihak BPK terkait temuan dalam pengadaan smart board.

    KPK kemudian menetapkan lima tersangka kasus dugaan suap dari pihak Edison ke pihak BPK. KPK mengungkap pihak BPK meminta Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit.

    Berikut lima tersangka dalam kasus kedua Edison:1. Angga selaku pihak swasta2. Titin Rita Lestari selaku ASN atau Pengendali Teknis.3. Edison selaku Bupati Muara Enim4. Cory Erin Hardi selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi5. Fika selaku pihak Direktur PT Millenium Solusi Abadi.

    Terbaru, KPK telah menggeledah rumah anggota V Badan Pemeriksa Keuangan , Bobby Adhityo Rizaldi . Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti dari penggeledahan tersebut.

    "Benar, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara BB, yang berlokasi di wilayah Jakarta. Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa .

    Lihat juga Video: KPK Join Investigation dengan Kortas Tipikor Polri di Kasus Muara Enim

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
    • Selanjutnya: KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri Aliran Dana ke Bupati Gatut

      Artikel Terkait

      • Beratnya Duit dan Emas 74 Kg Bukti Kasus Febrie Sampai Harus Diangkat 3 Orang
      • Di Depan Prabowo, Menkop Ingin Koperasi Kembali Jadi Sokoguru Perekonomian
      • Derita Nelayan RI di Kapal Ikan Asing: Tak Ada Istirahat, Sakit Tetap Kerja
      • Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara
      • Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz
      • Prediksi BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok 20 Juli 2026
      • Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Hilang Saat Menyeberang ke Keramba
      • Tarif Naturalisasi hingga Lepas Status WNI Naik Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
      • Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus

        Lihat Sekilas

      • DPRD Jabar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
      • 3 Pencuri Motor di Tangerang Ditangkap Berkat Pelacakan GPS
      • Petugas Damkar Indramayu Selamatkan Kucing yang Telinganya Tertancap Paku
      • Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031
      • GOR Pondok Bambu Jaktim Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Gratis, Sedia Makan hingga Hadiah Jersey
      • Piala Dunia 2026: Perancis Lebih Jago dari Inggris saat Tampil di Perebutan Peringkat 3
      • Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie
      • Menlu Sugiono dan Menlu Vietnam Teken Rencana Aksi 2026-2030, Ini Isinya
      • Harga XRP Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Berkat Aktivitas Derivatif
      • Link Nonton Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol, Kick-off Pukul 02.00 WIB
      • Copyright © 2026 Powered by KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim,Vista Notebook   sitemap