Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie

    Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie

    Waktu: 2026-07-29 17:11:35 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku mendapat informasi masih ada lokasi penyimpanan atau bunker lain terkait tiga kasus dugaan korupsi yang menyeret eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Kejagung memastikan akan menelusuri informasi tersebut.

    Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan penyidik tidak akan bergerak hanya berdasarkan opini. Namun, dia memastikan setiap informasi yang berkaitan dengan perkara akan dikaji secara mendalam.

    "Makannya kita telusuri. Kita tidak berdasarkan opini, tapi kita lihat dulu, berdasarkan kepentingan penyidikan," kata Anang kepada wartawan di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan, Senin .

    "Menurut penyidik, ada hal-hal yang perlu kita lakukan untuk ditambahkan, pasti kita lakukan," sambungnya.

    Anang menyebut pihaknya saat ini masih mempelajari administrasi perkara yang baru diterima dari Polri. Menurutnya, Kejagung akan membentuk tim penyidik khusus untuk mendalami duduk perkara berdasarkan bukti-bukti yang ada.

    "Yang jelas makanya kita kan baru menerima, nanti kita pelajari. Nanti penyidik di Kejaksaan Agung, kita akan membentuk penyidik khusus. Khusus nih, karena kan nggak bisa dengan penyidik... kita akan membentuk tim khusus penyidiknya," ucap Anang.

    "Kita akan pelajari, kita akan lihat seperti apa duduk perkaranya seperti apa berdasarkan daripada berita acara pemeriksaan yang sudah ada, juga berdasarkan barang-barang bukti yang ada, dikaitkan dengan dugaan terhadap tindak pidana yang disangkakan. Nah, ini kita pelajari seperti apa," imbuhnya.

    Anang menekankan Kejagung akan bekerja secara profesional dan transparan, tapi tetap memegang teguh asas praduga tak bersalah.

    "Yang jelas dalam hal ini kita tetap berkoordinasi baik dengan penyidik dari Polri yang menangani sebelumnya, dan juga juga untuk menjamin independensi dan juga profesional, kami pastikan kita akan profesional. Kita akan melibatkan juga nanti koordinasi supervisinya dari KPK, dan kemarin juga dari teman-teman Komisi III anggota dewan akan ikut mengawasi juga pelaksanaan dari proses penyidikan perkara ini," ujarnya.

    Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku mendapat informasi masih ada lokasi penyimpanan atau bunker lain terkait tiga kasus dugaan korupsi Febrie Adriansyah. Saat ini, Febrie telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel .

    "Infonya nih ada beberapa tempat lagi yang juga akan dilakukan potensi ya, juga bunker-bunker lainnya," kata Habiburokhman dalam rapat internal Komisi III DPR RI di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu .

    Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar Rikwanto menduga ada tempat persembunyian penyimpanan harta terkait tiga kasus korupsi ini yang belum diungkap. Rikwanto meminta kasus ini diusut tuntas.

    "Kami dari Fraksi Partai Golkar sangat menyayangkan dan juga sangat mengecam, ternyata di antara aparat penegak hukum ada yang berperilaku sebaliknya. Ini dari Partai Golkar kita minta untuk diusut tuntas," kata Rikwanto.

    "Kita duga masih banyak tempat-tempat persembunyian dari harta-harta yang tidak jelas, yang diduga hasil daripada kejahatan ini untuk diungkap," sambungnya.

    Diketahui, Febrie Adriansyah mengakui rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, yang digeledah pihak kepolisian terkait tiga kasus korupsi merupakan rumah pribadinya. Di rumah tersebut ditemukan 74 kg emas dan uang ratusan miliar rupiah dari dalam brankas.

    Simak Video 'Komisi III DPR Siap Dengar Masukan Mahfud soal Kasus Febrie':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
    • Selanjutnya: Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 20 Juli 2026, Berangkat Pagi Sampai Malam

      Artikel Terkait

      • PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
      • Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
      • INFOGRAFIK: Hoaks Bansos PKH Senilai Rp 1,5 Juta dari Kemensos, Cek Faktanya!
      • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan MentalĀ 
      • Cegat Pencuri Motor di Matraman, Tukang Ojek Luka Kena Tembak
      • Anak Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pindah Sekolah
      • Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Sendiri, Bisa Bareng China Juga
      • Feryanto Takumansang Ubah Kecintaan pada Laut Menjadi Sumber Penghidupan Lewat Wisata Pulisan
      • Awasi Bursa Mineral, OJK Akan Punya Komisioner Baru
      • Kick Off Perancis Vs Inggris Beda dengan Final, Awas Jangan Salah!

        Lihat Sekilas

      • Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026
      • Diduga Lalai Tangani Balita hingga Meninggal, RS Maleo Sorong Dilaporkan ke Polisi
      • Menpan RB Ingin KPI untuk ASN Berorientasi ke Masyarakat
      • Piala Presiden 2026: Sarana Adaptasi Persib Bandung Jelang ACL 2
      • Buka Lomba Asah Keterampilan PERIKHSA, Bamsoet Tekankan Integritas
      • Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya
      • Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
      • Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain Menurut Penelitian, Ternyata Tidak Selalu karena Ramah
      • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.041, Saham RANS Melonjak 24,77 Persen
      • Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI
      • Copyright © 2026 Powered by Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie,Vista Notebook   sitemap