Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

    Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

    Waktu: 2026-09-12 18:20:45 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen M Fadil Imran mendorong transformasi pada layanan kepolisian. Dia menekankan agar Layanan Polisi 110 dan Command Center tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan harus mengedepankan kecepatan respons di lapangan.

    Hal itu disampaikan Fadil saat menyambangi Polresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis . Dalam kesempatan itu, dia meninjau langsung kesiapan Layanan 110 dan mekanisme Command Center di Polresta Sorong Kota.

    Fadil mengecek alur koordinasi mulai dari operator, SPKT, hingga personel yang berpatroli. Dia mengapresiasi kenaikan angka pengaduan melalui 110 dan menegaskan bahwa indikator keberhasilan bukan hanya soal menjawab telepon.

    "Telepon terjawab adalah awal dari pelayanan, bukan akhir. Yang harus kita pastikan adalah setelah masyarakat menyampaikan masalahnya, siapa yang bergerak, berapa lama polisi sampai, dan apakah persoalan masyarakat benar-benar tertangani," ujar Fadil dalam keterangannya, Jumat .

    Berdasarkan data Posko Command Center 110 Mabes Polri, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Layanan 110 Polresta Sorong Kota menerima 3.392 panggilan. Dari jumlah tersebut, 2.672 panggilan berhasil dijawab dengan success call rate mencapai 88,18 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

    Meski begitu, Fadil meminta agar paradigma pelayanan diubah. Menurutnya, ukuran kesuksesan yang paling penting adalah seberapa banyak masyarakat yang benar-benar terbantu setelah melapor.

    "Jangan hanya bertanya berapa telepon yang kita jawab. Mulai bertanya, berapa masyarakat yang benar-benar kita bantu. Itu ukuran pelayanan yang jauh lebih penting," katanya.

    Eks Kapolda Metro Jaya ini juga menginstruksikan jajaran untuk mengukur waktu respons secara berkala. Mulai dari laporan diterima, waktu penugasan anggota, hingga waktu kedatangan polisi di lokasi kejadian.

    "Masyarakat tidak perlu memikirkan ini urusan fungsi yang mana. Bagi masyarakat sederhana: saya membutuhkan polisi. Tugas kitalah memastikan kebutuhan itu diteruskan kepada personel yang paling tepat dan paling cepat," tutur Fadil.

    Lebih lanjut, Fadil mengingatkan jajarannya agar tidak terjebak pada fasilitas fisik Command Center. Dia menegaskan Command Center harus berfungsi sebagai pusat pengambilan keputusan yang cepat, bukan sekadar ruangan dengan teknologi mahal.

    "Command Center jangan selalu dibayangkan sebagai ruangan besar dengan banyak layar atau teknologi yang mahal. Semua itu adalah alat," ucapnya.

    "Hakikat Command Center adalah bagaimana kita menerima informasi, memahami masalah, mengambil keputusan, menggerakkan anggota, dan memastikan masalah masyarakat ditangani," lanjut Fadil.

    Selain respons cepat, Fadil mendorong penggunaan data untuk mencegah kejahatan. Merujuk data DORS Polri, tercatat ada 1.503 kasus kejahatan di Sorong Kota pada semester pertama 2026, dengan pencurian kendaraan bermotor sebagai kasus yang paling banyak.

    Dia meminta data tersebut dipetakan untuk menentukan titik dan jam rawan, sehingga patroli kepolisian lebih tepat sasaran.

    "Data harus bisa menjawab: kejahatan paling sering terjadi di mana, jam berapa paling rawan, bagaimana pola kejadiannya, dan patroli mana yang paling dekat. Dari situ kita bisa menggerakkan anggota dengan lebih tepat," pungkas Fadil.

    • Sebelumnya: Sinyal Kebangkitan IHSG, Investor Ritel Diminta Jangan Asal Borong Saham
    • Selanjutnya: Harga Beras Naik di Aceh Sepekan Terakhir, Stok Gabah Menipis

      Artikel Terkait

      • Cerita Resepsionis Hotel Podomoro Batang Gagalkan Penodongan, Pilih Melawan demi Jaga Tempat Kerja
      • Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Perlukah Izin Presiden? Ini Kata Pakar
      • Andy Burnham Segera Jadi PM Baru Inggris, Dilantik Senin
      • Panas! Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, hingga Kuwait
      • Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
      • Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Usai Tercebur Sumur 15 Meter
      • Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem
      • Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?
      • Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
      • Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini

        Lihat Sekilas

      • Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15 Ribu Bibit Pohon di Riau Bhayangkara Run 2026
      • MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap
      • Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari Lewat Sistem FIFO
      • Motif Penusukan di Jakbar Terungkap, Dipicu Video Pacar yang Diduga Disebar
      • Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan
      • ⁠Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
      • Juventus Incar Richarlison, Manfaatkan Koneksi De Zerbi dan Carnevali
      • Serangan Rudal dan Drone Iran di Yordania, 2 Tentara AS Tewas
      • Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat
      • Saham IPO Sering ARA Berkali-kali, Analis Ingatkan Ritel Jangan Terjebak Hype
      • Copyright © 2026 Powered by Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat,Vista Notebook   sitemap