Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari

    Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari

    Waktu: 2026-09-12 18:21:12 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penanganan tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, selesai dalam waktu delapan hingga 10 hari.

    Pramono mengatakan, penumpukan sampah terjadi akibat keterlambatan antrean pengangkutan sampah menuju tempat pengolahan dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

    “Di Rusun Waduk Pluit karena adanya keterlambatan antrean di TPST-TPST yang ada, kemudian ke Bantargebang, terjadi penumpukan. Dan saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026).

    Pramono mengatakan, saat ini Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan satu alat berat, tiga unit truk, dan 10 personel untuk menangani tumpukan sampah tersebut.

    Menurut dia, jumlah armada dan personel akan ditambah dalam satu hingga dua hari ke depan agar proses pembersihan dapat berjalan lebih cepat.

    “Hari ini yang sudah bekerja ada satu alat berat, tiga unit truk, dan 10 personel yang bekerja di lapangan. Satu sampai dua hari ke depan akan kami tambah. Mudah-mudahan delapansampai 10 hari akan selesai,” katanya.

    Selain menangani tumpukan sampah, Pramono meminta agar sistem pengelolaan sampah di Rusun Waduk Pluit diperbaiki sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi.

    “Saya meminta secara khusus agar pengelolaan Waduk Pluit ini dikelola kembali dengan aturan dan cara yang lebih baik, supaya tidak terjadi lagi penumpukan seperti yang sekarang ini,” tutur Pramono.

    Sebelumnya, Kompas.com mengamati kondisi TPS Rusun Waduk Pluit pada Senin (13/7/2026).

    Saat itu, sampah di dalam bangunan TPS sudah menumpuk hingga sekitar dua meter.

    Karena kapasitas TPS tidak lagi mencukupi, sampah meluber hingga menutupi sebagian jalan.

    Tumpukan tersebut terdiri dari sisa makanan, kantong plastik, styrofoam, hingga puing kayu.

    Bau busuk menyengat tercium dari jarak sekitar 10 meter.

    Sejumlah kambing terlihat mengais tumpukan sampah yang meluber, sementara kerumunan lalat memenuhi area tersebut.

    Salah seorang warga sekitar, Hartono (34), mengatakan, kondisi penumpukan sampah itu telah terjadi sekitar dua tahun terakhir.

    "Kurang lebih dua tahun terakhir ini sampai separah ini. Jadi permasalahannya sebenarnya di mana? Kalau permasalahannya dari awal pembangunan ini memang tata kelola yang keliru, seharusnya ini terjadi dari dulu. Tapi ini kan baru dua tahun terakhir ini," ujar dia saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.

    • Sebelumnya: Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
    • Selanjutnya: Gubsu Bobby Penuhi Janji Berkantor di Nias 3 Bulan, Dimulai Rabu Pekan Ini

      Artikel Terkait

      • Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
      • Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin
      • Ketegangan Memuncak, Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Saudi
      • Prilly Latuconsina Liburan ke Kalibiru, Angin Segar untuk Wisata Kulon Progo
      • Memasuki Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Imbau Petani Tak Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api
      • Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar
      • Hasil Japan Open 2026: Bekal Berharga Ubed dari Anders Antonsen
      • Forbes Beritakan Prajogo Pangestu Berencana Beli Perusahaan Geotermal Filipina Senilai 89,7 T
      • INPEX Sebut Blok Masela Simbol Kemajuan Indonesia
      • Baru Ganti HP? Jangan Lewatkan Pengaturan Ini agar Baterai Tak Cepat Habis

        Lihat Sekilas

      • Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
      • ITS Kembangkan Material Komposit Hibrida dari Limbah Sawit, Ringan tetapi Berkekuatan Tinggi
      • Panen Raya Bersama TNI, Prabowo Sapa-Salam Petani Tebu di Malang
      • Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Turun hingga 0 Cm, Dasar Aliran Terlihat Jelas
      • Momen Pelaku Teror Ancaman Bom di SDN Jaksel Ditangkap Kurang dari 24 Jam
      • Seminggu MBG Beroperasi, Harga Telur dan Ayam Potong di Bangkalan Naik
      • Alasan Prabowo Terbitkan Perpres yang Jadi Landasan TNI Jaga Rumah Eks Jampidsus
      • Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
      • Ngeri! Ular Sanca 'Nangkring' di Kamar Mandi Bikin Panik Warga di Bogor
      • Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega
      • Copyright © 2026 Powered by Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari,Vista Notebook   sitemap