Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari

    Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari

    Waktu: 2026-07-29 16:19:03 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penanganan tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, selesai dalam waktu delapan hingga 10 hari.

    Pramono mengatakan, penumpukan sampah terjadi akibat keterlambatan antrean pengangkutan sampah menuju tempat pengolahan dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

    “Di Rusun Waduk Pluit karena adanya keterlambatan antrean di TPST-TPST yang ada, kemudian ke Bantargebang, terjadi penumpukan. Dan saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026).

    Pramono mengatakan, saat ini Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan satu alat berat, tiga unit truk, dan 10 personel untuk menangani tumpukan sampah tersebut.

    Menurut dia, jumlah armada dan personel akan ditambah dalam satu hingga dua hari ke depan agar proses pembersihan dapat berjalan lebih cepat.

    “Hari ini yang sudah bekerja ada satu alat berat, tiga unit truk, dan 10 personel yang bekerja di lapangan. Satu sampai dua hari ke depan akan kami tambah. Mudah-mudahan delapansampai 10 hari akan selesai,” katanya.

    Selain menangani tumpukan sampah, Pramono meminta agar sistem pengelolaan sampah di Rusun Waduk Pluit diperbaiki sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi.

    “Saya meminta secara khusus agar pengelolaan Waduk Pluit ini dikelola kembali dengan aturan dan cara yang lebih baik, supaya tidak terjadi lagi penumpukan seperti yang sekarang ini,” tutur Pramono.

    Sebelumnya, Kompas.com mengamati kondisi TPS Rusun Waduk Pluit pada Senin (13/7/2026).

    Saat itu, sampah di dalam bangunan TPS sudah menumpuk hingga sekitar dua meter.

    Karena kapasitas TPS tidak lagi mencukupi, sampah meluber hingga menutupi sebagian jalan.

    Tumpukan tersebut terdiri dari sisa makanan, kantong plastik, styrofoam, hingga puing kayu.

    Bau busuk menyengat tercium dari jarak sekitar 10 meter.

    Sejumlah kambing terlihat mengais tumpukan sampah yang meluber, sementara kerumunan lalat memenuhi area tersebut.

    Salah seorang warga sekitar, Hartono (34), mengatakan, kondisi penumpukan sampah itu telah terjadi sekitar dua tahun terakhir.

    "Kurang lebih dua tahun terakhir ini sampai separah ini. Jadi permasalahannya sebenarnya di mana? Kalau permasalahannya dari awal pembangunan ini memang tata kelola yang keliru, seharusnya ini terjadi dari dulu. Tapi ini kan baru dua tahun terakhir ini," ujar dia saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.

    • Sebelumnya: Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
    • Selanjutnya: Cerita SDN 10 Lambung Bukit Padang Merajut Kembali Semangat Literasi Pascabanjir Bandang

      Artikel Terkait

      • Tak Semua Mobil Bisa Dibuatkan Kunci Immobilizer Cadangan
      • 200 Nama Panggilan untuk Pacar yang Romantis, Lucu, dan Tidak Pasaran
      • Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun
      • Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
      • Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
      • Mendikdasmen Ungkap Terobosan pada 2025: Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp 2 Juta
      • Kronologi Penangkapan Admin "TheKerupuk" gara-gara Meme, Diadang 10 Orang Saat Mau Makan
      • Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
      • Sumarsih Nilai Kementerian HAM Tak Diperlukan untuk Selesaikan Kasus HAM Berat
      • Patroli Gabungan, Petugas Tutup 20 Lubang Tambang Emas Ilegal di Kawasan PT Antam Bogor

        Lihat Sekilas

      • Bangun Infrastruktur Digital, Emiten Hashim Adik Prabowo (WIFI) Dapat Pengakuan Global
      • Fangfang, Istri Siri Vicky Prasetyo Sudah Melahirkan, Tak Didampingi Suami dan Biayai Semua Sendiri
      • Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
      • Simak Harga Bekas Toyota Raize, mulai Rp 165 Jutaan
      • Viral 'Pijat India' Suguhkan Miras, Pemprov DKI Minta Kreator Lebih Bijak
      • Hasil Japan Open 2026: Bekal Berharga Ubed dari Anders Antonsen
      • Prabowo Bicara Pangkas Anggaran Pertahanan, Legislator: APBN untuk Rakyat
      • Pelaku Begal Pembacok Pria di Koja Jakut Tinggalkan Gancu, Polisi Kantongi Identitasnya
      • Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
      • Jadwal PPKMB Undip 2026, Mahasiswa FK Perlu Tes Kesehatan Ulang Mulai 20 Juli
      • Copyright © 2026 Powered by Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari,Vista Notebook   sitemap