Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis

    DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis

    Waktu: 2026-07-29 16:19:25 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mendukung langkah Pemkot Surabaya menata pedagang kaki lima di berbagai titik kota. Menurutnya, penataan harus dilakukan secara humanis dan dibarengi solusi agar pedagang tetap bisa mencari nafkah.

    Laila Mufidah mengatakan penataan PKL merupakan langkah yang perlu dilakukan demi menjaga ketertiban kota. Namun, penataan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai upaya menghalangi masyarakat mencari penghasilan.

    "Mari tertib bersama tanpa merampas hak fasilitas umum dan berjualan di bahu jalan. Bisa menyusahkan orang lain karena macet," kata Mufidah dalam keterangan tertulis, Kamis .

    Politisi PKB yang akrab disapa Ning Mufidah itu menilai keberadaan PKL akan selalu menjadi bagian dari dinamika kota besar seperti Surabaya. Selain menjadi pusat jasa dan ekonomi, Surabaya juga menjadi tujuan urbanisasi sehingga jumlah PKL akan terus bertambah.

    "Selain persoalan parkir dan sampah, PKL akan terus menjadi atensi kita semua. Saya juga terbantukan dengan PKL. Tapi mari berjualannya di tempat yang tepat. Bukan di tepi-tepi jalan," ujarnya.

    Mufidah meyakini Pemkot Surabaya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan Sentra Wisata Kuliner sebagai tempat berjualan bagi pelaku UMKM dan PKL.

    Menurutnya, warga tetap harus diberi ruang untuk mencari nafkah, tetapi tidak dengan menggunakan fasilitas umum atau mengganggu hak pengguna jalan.

    "Mereka adalah warga Surabaya dengan KTP asli Surabaya. Mereka harus kita dukung untuk beraktivitas ekonomi. Tapi ojo nglanggar yo. Dodolan nang embong," katanya.

    Dia menegaskan setiap penataan PKL harus dilakukan secara humanis, sesuai prosedur, serta dibarengi penyediaan lokasi alternatif bagi para pedagang.

    Mufidah mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang selama ini menyiapkan solusi berupa stan di pasar maupun SWK. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan penataan tidak semata-mata dilakukan melalui penertiban.

    Tak hanya itu, dia juga mengapresiasi sikap tegas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terhadap oknum yang menyalahgunakan fasilitas SWK, termasuk pencopotan Lurah Tambak Wedi yang diduga terlibat jual beli stan.

    "Mari semua disiplin bareng-bareng. DPRD mendukung penegakan regulasi demi kesejahteraan warga," ujarnya.

    Mufidah juga mendukung langkah Eri Cahyadi membuka layanan hotline bagi masyarakat. Menurutnya, kanal tersebut bisa dimanfaatkan warga untuk melaporkan berbagai persoalan, termasuk keberadaan PKL yang berjualan di lokasi terlarang.

    "Yang perlu ditekankan adalah jangan ada PKL baru di salah satu titik. Satpol PP harus memantau intensif," katanya.

    Sementara itu, Pemkot Surabaya menyiapkan sekitar 2.700 stan kosong di pasar milik PT Pasar Surya Perseroda untuk menampung PKL dan pedagang pasar tumpah. Selain itu, tersedia sekitar 570 stan di Sentra Wisata Kuliner yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi relokasi pedagang.

    "Penataan PKL akan diawali dengan sosialisasi, dilanjutkan tahapan peringatan hingga penertiban. Dalam pelaksanaannya, camat dan lurah diminta berperan aktif mendampingi proses tersebut," tutupnya.

    Lihat juga Video 'Cekcok PKL Berujung Ledakan, Polisi Amankan 3 Orang':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Pelaku Begal Pembacok Pria di Koja Jakut Tinggalkan Gancu, Polisi Kantongi Identitasnya
    • Selanjutnya: Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu

      Artikel Terkait

      • RI Perkuat Infrastruktur Digital dengan Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi
      • Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru
      • Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas
      • DPR: Investor PFII Bakal Ditawari Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun
      • Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...
      • Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
      • Festival Game Genshin Impact, Honkai Star Rail, dkk Kembali Digelar di Jakarta, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya
      • Nilai Tukar Rupiah ke Dollar AS 18 Juli 2026 di Bank Mandiri, BCA, dan BNI
      • Australia Ingin Belajar Praktik Dialog Lintas Agama dari Indonesia
      • Promo On The Weekend Lawson 17-19 Juli 2026, Ada Diskon Camilan hingga Rp 6.900

        Lihat Sekilas

      • Dapur MBG di Blora Pakai Minyak Goreng MinyaKita, Korwil SPPG: Enggak Boleh
      • Pasar Kripto Bergerak Datar, Futures jadi Pilihan Alternatif Strategi
      • Kritik Zlatan Ibrahimovic atas Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026
      • Pemerintah Tawarkan Proyek PLTS 100 GW ke Investor China
      • Belum Setahun Jl Bama-Pagelaran Kini Rusak, Pemprov Sebut Sudah Diperbaiki
      • Jadi Spider-Man Bukan Jaminan, Tom Holland Curhat Kirim DM Erling Haaland tapi Tak Dibalas
      • Cara Daftar TKA SMA Sederajat 2026, Dimulai 27 Juli Mendatang
      • Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
      • Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?
      • Pemerintah Bakal Gratiskan Sertifikat SHM Rumah MBR, Ada Syaratnya
      • Copyright © 2026 Powered by DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis,Vista Notebook   sitemap