Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan

    339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan

    Waktu: 2026-07-29 16:16:13 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Sebanyak 339 angkot tua telah berhenti beroperasi setelah pemiliknya menyerahkan berkas trayek kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

    Kini, tersisa 1.441 unit yang akan disetop permanen dari 1.780 unit angkot tua yang mengaspal di jalanan Kota Bogor.

    Sementara itu, total seluruh angkot di Kota Bogor sekitar 2.679 unit.

    "Yang telah dibekukan hingga 30 hari pertama tercatat sebanyak 339 unit atau 19 persen dari target 1.780 unit," kata Kepala Bidang Angkutan, Dody Wahyudin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/7/2026).

    Sebagai informasi, pemberhentian angkot tua itu sebagai realisasi pengusaha angkot setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Rasionalisasi, Peremajaan, dan Penghapusan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek yang mulai berlaku pada Senin (15/6/2026).

    Selain pembekuan unit, sekitar 20 unit angkot diajukan oleh pengusahanya berstatus P5 kepada Dishub Kota Bogor.

    Status P5 berarti pengusaha angkot mengajukan agar kendaraannya untuk tidak mengaspal.

    "Sudah ada 20 (unit angkot) nih sekarang yang ngajuin buat diubah bentuk atau dipelathitamkan atau dihapus (trayek)," jelas dia.

    Ia menambahkan, 20 unit tersebut berasal dari 37 angkot yang telah dikandangkan oleh Dishub Kota Bogor selama 10 hari terakhir.

    Sebanyak 37 unit angkot itu berasal dari sopir yang masih membawa angkot tua tanpa kelengkapan surat seperti STNK, Uji KIR, dan bodi kendaraan yang sudah keropos.

    "Enggak ada surat-surat sama sekali, terus benar-benar di bawah ambang batas laik jalan. Bodi keropos, belakang hancur, kaca pecah," lanjut dia.

    Nantinya, pengusaha angkot yang merasa kendaraannya dikandangkan atau ditahan oleh petugas perlu datang ke kantor Dishub Kota Bogor untuk membuat surat pernyataan.

    "Dia (pengusaha) kan buat surat menyatakan, kendaraan tersebut akan dibesituakan atau discraping, diplathitamkan, atau diremajakan, gitu kan," ujar Dody.

    Nasib angkot tua tersebut bergantung pada pengusaha masing-masing seperti merubah bentuk atau dibesituakan.

    Ia merinci, realisasi tertinggi berada pada trayel 02 AK dengan rute Sukasari-Terminal Bubulak dengan 57 unit dibekukan dari 183 unit angkot.

    Kemudian, trayek 02 AP dengan rute Warung Nangka-Lawang Saketeng/Bogor Trade Mall yang menyerahkan 32 unit dari 90 kendaraan.

    "Ada 10 AP trayeknya Cimanggu Permai-Pasar Antar itu 30 (unit) dari 140 angkot. Dilanjut 03 AK rute Terminal Baranangsiang-Terminal Bubulak 27 angkot dari 123 unit," kata Dody.

    Lalu, trayek 17 AP dengan lintasan Salabenda-Pasar Anyar dengan realisasi penyerahan berkas trayek sebanyak 25 unit dari 188.

    • Sebelumnya: Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
    • Selanjutnya: Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan

      Artikel Terkait

      • Pembenahan "Setengah Hati" Managemen MBG
      • Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor
      • MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik
      • Komjak Sebut Penyidik KPK Bisa Dilibatkan Usut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
      • Bukan Sekadar Pesta, Gawai Dayak Jadi Wujud Syukur atas Hasil Panen dan Berkah Hidup
      • Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
      • 5.000 Batang Ganja di Temukan di Yahukimo Papua, Pelaku Diburu
      • Sidang Putusan 2 Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Ditunda 20 Juli
      • Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
      • Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen

        Lihat Sekilas

      • Polisi Ungkap Grup WA 27 Pemerkosa Gadis Sampang Bernama 'Teh Gembul'
      • Mengapa Teror di Sekolah Kian Muncul? Sosiolog UNP Soroti Persoalan Lingkungan Sosial yang Tak Sehat
      • Pertamina Tambah Jam Operasional BBM di Aceh, Distribusi Dipercepat hingga 14 Jam
      • Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Gizi, Rumah Layak, Pendidikan, dan Kesehatan
      • Google Cloud Fokus Bantu Perusahaan Raih ROI dari Implementasi AI
      • Keir Starmer Lengser, Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris
      • Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah Tersangka Kasus ASABRI Tak Ditahan
      • Tak Hanya Stasiun Besar, Turis Asing Kini Naik Kereta dari Stasiun Kecil
      • Kembali Gugat KPK di PN Jaksel, Kuasa Hukum Ketum Kesthuri: Berbeda dari Sebelumnya
      • Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup
      • Copyright © 2026 Powered by 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan,Vista Notebook   sitemap