Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal

    Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal

    Waktu: 2026-09-12 18:52:46 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Mulai dari proses pembangunan hingga cerita kawasan yang kini berada di bawah genangan air.

    "Kalau wisatawan ingin tahu tentang Waduk Sermo atau cerita sejarahnya, kami juga melayani dengan pemandu wisata. Storytelling disampaikan selama perjalanan di atas kapal," kata Mujari, Minggu (19/7/2026).

    Pemandu wisata akan menceritakan sejarah pembangunan waduk, termasuk kisah humaniora masyarakat yang terdampak ketika kawasan tersebut dibangun.

    Dengan layanan tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memahami perjalanan sejarah kawasan yang menjadi satu-satunya waduk di Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Perjalanan menggunakan kapal wisata berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit untuk mengelilingi sebagian kawasan waduk.

    "Kalau ingin menikmati danaunya bisa naik kapal. Perjalanannya sekitar 15 sampai 20 menit," ujar Mujari.

    Harga tiket naik kapal di Waduk Sermo

    Pengelola menetapkan tarif naik kapal sebesar Rp 10.000 per orang dengan ketentuan minimal lima penumpang. Jika jumlah penumpang kurang dari lima orang, wisatawan tetap dapat berangkat dengan menyewa satu kapal seharga Rp 75.000.

    Sementara itu, layanan pemandu wisata dikenakan biaya terpisah dari tarif perjalanan kapal.

    "Kalau lebih dari lima orang tarifnya Rp 10.000 per orang. Semua penumpang juga dilengkapi pelampung demi keamanan," katanya.

    Selain menikmati Waduk Sermo dari atas air, wisatawan juga dapat menjelajahi kawasan tersebut melalui jalan lingkar sepanjang sekitar 20 kilometer yang dapat dilalui menggunakan sepeda motor maupun mobil.

    Di sepanjang kawasan waduk, pengunjung dapat menemukan sejumlah lokasi berkemah, warung kuliner, hingga pertunjukan seni budaya masyarakat yang digelar pada waktu tertentu.

    Pada musim kemarau seperti sekarang, kunjungan di camping ground membeludak.

    Suasana Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan latar perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan waduk. Banyak cars menikmati waduk, dengan berkemah, menginap di homestay, olahraga, atau hanya lewat sebentar di sana. Salah satu yang paling diminati adalah menikmati panorama danau sambil kapal.KOMPAS.COM/DANI JULIUS Suasana Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan latar perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan waduk. Banyak cars menikmati waduk, dengan berkemah, menginap di homestay, olahraga, atau hanya lewat sebentar di sana. Salah satu yang paling diminati adalah menikmati panorama danau sambil kapal.

    Bagi wisatawan yang ingin tinggal lebih lama, Desa Wisata Hargowilis juga menyediakan homestay yang dikelola warga setempat.

    Mujari menyebut terdapat sekitar 15 homestay di sekitar dermaga Waduk Sermo. Jika mencakup kawasan Kalibiru, jumlahnya mencapai sekitar 25 homestay.

    Wisatawan dapat mencari informasi mengenai homestay melalui internet atau bertanya langsung kepada petugas di pintu masuk kawasan wisata.

    Untuk memasuki kawasan Waduk Sermo, wisatawan dikenai tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang.

    • Sebelumnya: Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
    • Selanjutnya: Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik

      Artikel Terkait

      • Warga Pamekasan Tolak Pembangunan Ritel Modern, Bupati Janji Putuskan Besok
      • Viral Remaja di Sidoarjo Terima Pesanan Ojol Sambil Bugil di Teras Rumah
      • Kisah Pilu Korban KLM Nurul Salsa di Selayar, 3 Orang Meninggal di Atas Gabus lalu Dilepas ke Laut
      • IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
      • Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
      • Ketum Dekopin Bantah Anggapan Koperasi Kuno: Real Madrid Dikelola Koperasi
      • KPK Panggil Anggota BPK Bobby Terkait Kasus Bupati Muara Enim Pekan Ini
      • Pembunuh Cucu Mpok Nori Didakwa Melakukan Pembunuhan Berencana
      • Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
      • Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana

        Lihat Sekilas

      • Sorotan Kemlu Atas Aksi Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
      • Voltron Buka SPKLU Baru di Puri Indah, Ada 24 Titik Cas
      • Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan Pakai Senpi, Polda Aceh Sebut Motif Tekanan Ekonomi
      • Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
      • Industri Masih Ekspansi, Tapi Penyerapan Tenaga Kerja Belum Ikut Tumbuh
      • Blibli Gelar Promo 15 Tahun, Belanja Lebih Hemat Sesuai Kebutuhan
      • Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng
      • Antisipasi Jules Kounde Hengkang, Barcelona Lirik Bek Tottenham Pedro Porro
      • Momen Pelaku Penusukan Acak di Tangerang Ampun-ampunan saat Dibekuk Polisi
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Copyright © 2026 Powered by Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal,Vista Notebook   sitemap