Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel

    Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel

    Waktu: 2026-09-12 17:42:15 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Ulah Femas Yani Arianto , warga Madiun yang kabur dari rombongan saat tur di Korea Selatan , berbuntut panjang. Pihak keluarga mengaku ditagih pihak travel imbas kerugian atas ulah Femas tersebut.

    Dilansir detikJatim, Minggu , ibunda Femas berinisial MT tinggal di Madiun, Jawa Timur . Ia mengaku kaget mendengar kabar anaknya sudah sampai di Korea Selatan dan dilaporkan kabur.

    Menurut MT, Femas tidak pernah izin kepadanya terkait ikut tur bersama pihak travel hingga dikabarkan kabur. Dia tahu kabar itu dari pihak travel pada 15 Juli 2026 melalui pesan singkat.

    Akibat ulah anaknya itu, MT juga menyatakan ditagih untuk membayar kerugian puluhan juta oleh seseorang yang mengaku sebagai pegawai biro tur. Pegawai itu bahkan sempat datang ke rumahnya di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

    "Saya uang dari mana dimintai uang banyak. Bisa buat makan sehari-hari saja alhamdulillah," ujar MT.

    Menurut MT, nominal uang yang diminta pihak travel senilai Rp 50 juta. Ia mengaku kaget kenapa ganti rugi yang besar dibebankan kepada dirinya. "Saya juga kurang tahu pasti uang sebanyak itu saya dari mana," papar MT.

    Selain itu, MT mengaku pernah didatangi seseorang dari pegawai Imigrasi Madiun. Namun kedatangan petugas imigrasi membelanya dan menyarankan agar tak menuruti permintaan pihak travel yang minta ganti rugi Rp 50 juta.

    "Dari imigrasi juga ke sini ngecek dan sepertinya juga keberatan jika saya ada beban tagihan dari biro travel. Karena saya tidak bersalah," ungkap MT.

    MT lalu menuturkan bahwa selama ini suaminya sudah meninggal sejak 2018. Sedangkan sehari-hari ia hanya mengandalkan kerja serabutan di pabrik porang. Pekerjaan itu yang kemudian menjadi penghasilan utamanya.

    "Saya kerja serabutan di pabrik porang musiman saat ini juga sudah selesai tidak beroperasi pabrik. Kerja bersih - bersih rumah orang sehari Rp 60 ribu. Dulu masih ada suami buka toko kios pupuk sekarang sepi dan tutup," tandas M.

    Marketing Manager Berani Backpacker, Wiky, menjelaskan visa Femas telah berstatus overstay sejak 12 Juli 2026. Sebelum status overstay itu terjadi, pihak travel mengaku telah berupaya melakukan pendekatan secara persuasif ke keluarga agar Femas bersedia kembali ke Indonesia.

    Baca berita selengkapnya di sini.

    Lihat juga Video: Eks Pelatih Timnas Korsel Kabur ke Amerika, Usai Gagal di Pildun 2026

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Gempa M 5 Guncang Turki, Tak Ada Laporan Kerusakan-Korban Jiwa
    • Selanjutnya: Pemerintah Falkland Ikut Kecam Argentina, Minta FIFA Jatuhkan Sanksi

      Artikel Terkait

      • Tips Merawat Janda Bolong agar Tumbuh Subur, Pemula Wajib Tahu
      • Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi
      • Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Perlukah Izin Presiden? Ini Kata Pakar
      • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah
      • Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
      • ADAKSI Desak RUU Sisdiknas Tak Komersialisasi Kampus dan Bergantung UKT Sepenuhnya
      • Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap
      • Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
      • ⁠Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
      • Antrean BBM di Medan Terurai, BPH Migas Sebut Bukan karena Kuota, Lalu Apa?

        Lihat Sekilas

      • Bio Farma Luncurkan Vaksin Demam Tifoid, Bisa Diberikan Mulai Usia 6 Bulan
      • Iran Tuding AS Lakukan Kejahatan Perang, Serang Infrastruktur Sipil
      • 2 Maling Truk di Bogor Ditangkap Usai 2 Jam Beraksi, Pelaku Residivis
      • Final SEA V Cup 2026: Kejutan Kamboja, Indonesia Batal Hadapi Thailand
      • 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
      • Tiang Listrik PLN Berdiri di Halaman Rumah, Apakah Pemilik Berhak Minta Ganti Rugi?
      • Kala Pemerkosaan Gadis di Sampang oleh 27 Pria Jadi Atensi Senayan
      • Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK
      • TNI AU Kasih Paham Akun yang Tanya Kenapa Pesawat Militer Singapura Tak Dihadang
      • Lihat IG Pramono, Warga Langsung Bawa Kucing Sakit ke Klinik Hewan Keliling
      • Copyright © 2026 Powered by Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel,Vista Notebook   sitemap