Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker

    Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker

    Waktu: 2026-07-29 16:16:20 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Kementerian Sosial bersama Badan Narkotika Nasional akan memperkuat kerja sama dalam penanganan korban penyalahgunaan narkotika melalui pembaruan nota kesepahaman .

    Kerja sama tersebut juga akan melibatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Ketenagakerjaan guna mewujudkan layanan rehabilitasi, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial yang lebih terpadu.

    Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dengan Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, hari ini. Pertemuan turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo.

    Gus Ipul menegaskan bahwa penanganan korban penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Menurutnya, proses pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari rehabilitasi, pendampingan sosial, hingga pemberdayaan agar para penyintas mampu kembali hidup mandiri dan produktif.

    "Kita mulai dengan kerja sama yang fokus pada rehabilitasi, kemudian pemberdayaan setelah rehabilitasi agar mereka dapat kembali ke masyarakat dalam kondisi yang sehat dan produktif," kata Gus Ipul dalam siaran pers, Senin .

    Ia menjelaskan, Kemensos memiliki sentra-sentra terpadu di berbagai daerah yang siap dimanfaatkan untuk mendukung proses rehabilitasi sosial bagi korban penyalahgunaan narkotika.

    "Setelah rehabilitasi, tahap berikutnya adalah pemberdayaan sosial. Harapan kita mereka bisa pulih, kembali ke lingkungan, dan hidup produktif di tengah masyarakat," ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengatakan pembaruan MoU diperlukan karena kerja sama antara Kemensos dan BNN telah berakhir pada 2020. Menurutnya, dinamika penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang terus berkembang menuntut penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga.

    Ia menilai rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial harus berjalan beriringan agar proses pemulihan berlangsung lebih optimal. Oleh karena itu, BNN mengusulkan keterlibatan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan rehabilitasi medis serta Kementerian Ketenagakerjaan guna memastikan pekerja yang menjalani rehabilitasi tetap memperoleh perlindungan selama proses pemulihan.

    "Kami berharap kerja sama ini dapat segera diperkuat melalui MoU yang baru sehingga penanganan korban narkoba dapat dilakukan secara lebih terpadu, mulai dari rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial hingga pemberdayaan sosial," ujar Suyudi.

    Dalam kesempatan tersebut, Suyudi juga menyoroti perkembangan modus peredaran gelap narkotika yang semakin beragam, termasuk meningkatnya penyalahgunaan narkotika sintetis dan cairan rokok elektronik . Menurutnya, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan penguatan upaya pencegahan, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial.

    Sebagai tindak lanjut, Kemensos dan BNN akan segera menyusun MoU baru beserta perjanjian kerja sama teknis yang turut melibatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Ketenagakerjaan. Kerja sama tersebut akan mencakup rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, pemberdayaan, hingga reintegrasi sosial bagi korban penyalahgunaan narkotika.

    Kedua lembaga juga sepakat mengoptimalkan pemanfaatan sentra-sentra Kemensos sebagai lokasi rehabilitasi sosial, memperkuat asesmen serta pembinaan terhadap Institusi Penerima Wajib Lapor , dan mengembangkan sistem data rehabilitasi yang lebih terintegrasi guna meningkatkan kualitas layanan bagi para penerima manfaat.

    Audiensi tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN Agus Irianto, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN Aldrin M.P. Hutabarat, Plt. Deputi Bidang Rehabilitasi BNN Amrita Devi, Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNN Tri Julianto Djatiutomo, serta Administrator Kesehatan Ahli Madya BNN Yosi.

    Simak juga Video 'BNN Gerebek Gudang 3 Ton Narkoba Asal Thailand di Gresik':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Sukses Digelar, Grid.ID Awards 2026 Berikan Apresiasi kepada Figur Publik Inspiratif Indonesia
    • Selanjutnya: LDA Keraton Solo Tegaskan Tak Boleh Ada yang Menghalangi Revitalisasi Keputren

      Artikel Terkait

      • Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU
      • Irak-Suriah Bangun Lagi Pipa Minyak, Siapkan Jalur Alternatif selain Selat Hormuz
      • Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian
      • Mensos Sebut Penyaluran Bansos Akan Lewat Kopdes Merah Putih
      • Rekam Jejak Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Kompak Tergelincir di Semifinal
      • Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
      • KPK Panggil Anggota BPK Bobby Terkait Kasus Bupati Muara Enim Pekan Ini
      • Pemprov Sumbar Siapkan Rehabilitasi Terpadu untuk Siswa MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom Rakitan
      • Panglima TNI Sebut Pendampingan TNI AU Sumbang 45 Persen Target Produksi Gula Nasional 2026
      • Jejak Pemain Barcelona Juara Piala Dunia, Siapa Berikutnya?

        Lihat Sekilas

      • Tampang Maling Sadis Pembunuh Driver Ojol Saat Tidur di Tangerang
      • Ricardo Salampessy Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026
      • Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding
      • Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya
      • ORI030 Laris Manis, Pemerintah Tambah Kuota Jadi Rp 30 Triliun
      • Polisi Ungkap Grup WA 27 Pemerkosa Gadis Sampang Bernama 'Teh Gembul'
      • Golkar Semprot Kadernya yang Terlibat Kericuhan DPRD Riau: Memalukan!
      • BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda
      • Pembunuh Cucu Mpok Nori Didakwa Melakukan Pembunuhan Berencana
      • Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie Adriansyah
      • Copyright © 2026 Powered by Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker,Vista Notebook   sitemap