Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah

    Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah

    Waktu: 2026-07-29 16:18:18 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Sejumlah asosiasi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur Makan Bergizi Gratis mengeluhkan pola kemitraan dengan Badan Gizi Nasional yang tak berjalan setara. Ketua Umum Asosiasi Mitra BGN Syawaludin Aweng mengatakan mitra dapur selalu menjadi pihak yang disalahkan saat terjadi kejadian luar biasa .

    Keluhan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat umum Komisi IX DPR yang digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa . Dia mengatakan pihaknya juga selalu disalahkan dalam kasus keracunan makanan.

    "Ini soal kemitraan yang tidak adil antara kami mitra dengan Badan Gizi Nasional," katanya.

    "Satu yang menjadi catatannya bahwa ini adalah Badan Gizi Nasional hanya punya program. Yang punya fasilitas itu kami. Di dalam segala hal kami yang terluka. Dalam segala hal kami yang dianggap sebagai biang keroknya. Ada keracunan, mitra yang dianggap salah," tambahnya.

    Menurut dia, mitra hanya menyediakan fasilitas untuk mendukung pelaksanaan program MBG. Namun, ketika terjadi kasus keracunan, dapur milik mitra justru dikenai sanksi.

    "Kami hanya menyediakan fasilitas. Tapi begitu ada keracunan dapur kami yang di-suspend," ujar dia.

    Dia pun meminta DPR membantu mendorong perbaikan pola kemitraan antara BGN dan mitra dapur. Bahkan dia mengancam pengelola dapur akan menghentikan operasional secara nasional jika tak ada perubahan.

    "Kami datang kemari untuk meminta keadilan kepada bapak ibu di sini," tegas dia.

    "Kalau kemudian kami dikecewakan kami semua, kami siap gembok dapur secara secara nasional, Pak," sambungnya.

    Simak juga Video 'Curhat Asosiasi Mitra BGN di DPR: Ada Keracunan, Dapur Kami Di-Suspend':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
    • Selanjutnya: Bentrok di Adonara NTT: 3 Orang Tewas, 5 Luka, 20 Rumah Terbakar

      Artikel Terkait

      • Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
      • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
      • Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
      • Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
      • Massa Aksi Hendak Demo di Patung Kuda, tapi Akses Ditutup
      • Rekap Hasil Final Japan Open 2026: Indonesia 1 Gelar, Tuan Rumah "Zonk"
      • Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
      • Bikin Penasaran! Tanaman Mirip Bunga Bangkai Tumbuh di Kranji Bekasi
      • Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita
      • Ada "Samudra Purba" di Bawah Gurun Sahara, Sebagian Air Sudah Berusia Jutaan Tahun

        Lihat Sekilas

      • Angkot Tua yang Nekat Beroperasi Bakal Dikandangkan
      • Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak
      • Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG
      • Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
      • Program Sekolah Gratis Pemprov Banten Bantu Anak Buruh Lanjutkan Pendidikan
      • Jawab Rumor Setelah 27 Tahun, Elaine Ng Sebut Jackie Chan Tak Pernah Meminta Tes DNA Putrinya
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
      • Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok
      • Kantong Parkir Ketandan di Kawasan Malioboro Ditutup Sementara, Dishub DIY Lakukan Penambahan Kapasitas
      • Copyright © 2026 Powered by Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah,Vista Notebook   sitemap