Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi

    Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi

    Waktu: 2026-07-29 16:18:38 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Yusufian mengatakan, ketiga orang yang dilaporkannya ke polisi tersebut diduga sebagai pihak yang meminta sejumlah uang kepada warga agar bisa berjualan di SWK Tambak Wedi.

    “Saat kita mendata pas Pak Wali sidak, enggak ada yang melampirkan bukti transfer, mungkin tunai. Keterangannya itu lisan saja, jadi yang disertakan (saat lapor) kesaksian itu,” jelasnya.

    Saat ini, kata Yusufian, proses hukum terkait laporannya tersebut masih terus berjalan. Sejumlah pihak juga telah dipanggil untuk memberikan keterangannya.

    “Pemanggilan para pihak, kalau saya sudah, terus kemarin para korban juga sudah kayaknya. Kalau nantinya ditahan ya sudah konsekuensi hukum, pembuktian di jalur hukum saja,” ujarnya.

    Yusuf berharap, proses hukum yang menyangkut namanya tersebut bisa segera dituntaskan. Sebab, nama baiknya sudah tercemar akibat dugaan pungutan liar (pungli) SWK.

    Yusufian mengaku tidak mengetahui pungli yang dilakukan kepada calon pedagang itu. Pihak paguyuban yang menaungi tidak pernah bercerita terkait itu.

    “Harapan saya segera diputuskan, ditemukan siapa yang benar dan salah, itu bisa memulihkan nama baik saya. Karena di medsos tidak ada inisial langsung nama lengkap, wajah saya disorot,” ucapnya.

    Diberitakan sebelumnya, Eri Cahyadi mencopot Yusufian dari jabatannya sebagai Lurah Tambak Wedi setelah adanya laporan praktik jual beli stan pedagang di SWK. Yusufian dinilai lalai karena tidak mengawasi praktik jual beli stan SWK Tambak Wedi.

    • Sebelumnya: 25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya
    • Selanjutnya: 1.095 Personel Disiagakan Kawal Demo di Jakpus Hari Ini

      Artikel Terkait

      • Kronologi Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Cilincing, Bermula dari Minta "Uang Kopi" Rp 300.000
      • Prediksi Line Up Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Skuad Rotasi
      • Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
      • Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah
      • Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Pascatambang
      • Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas
      • Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
      • Bank Jakarta Siapkan Transformasi Jaringan Cabang, Dimulai dari KCP Kebayoran Park
      • Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Turun
      • Duduk Perkara Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Dipicu Dugaan Balap Liar

        Lihat Sekilas

      • Christian Sugiono dan GB Sanitaryware Hadirkan Bak Cuci Piring Terintegrasi
      • 6 Maskapai Ajukan Rute dari Bandara Husein Bandung, Ada Penerbangan ke Singapura dan Malaysia
      • Transaksi KDMP di Jatim Tembus Rp 21 Miliar, Khofifah Targetkan Tingkatkan Produktivitas
      • 142 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Kota Tasikmalaya Nonaktif, Status UHC Terancam Batal
      • Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar
      • Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah
      • 49 Kota Paling Rentan Terhadap Panas, Ada 3 di Indonesia
      • Polisi Terluka Saat Amankan Terduga Pencuri Motor dari Amukan Massa di Bogor
      • Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS
      • Unik, Mi Instan di Jepang Ini Bisa Dimasak Pakai Air Dingin
      • Copyright © 2026 Powered by Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi,Vista Notebook   sitemap