Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan

    Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan

    Waktu: 2026-07-29 16:17:21 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Jalan rusak tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah besar di Provinsi Lampung. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku hampir selalu menerima keluhan serupa setiap kali berkunjung ke Lampung.

    Menurut Gibran, persoalan infrastruktur, terutama jalan, menjadi aspirasi yang paling sering disampaikan masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga.

    "Saya kalau ke Lampung pasti keluhannya itu, jalan. Nanti masalah infrastruktur, masalah singkong dan lain-lain, kami konsultasikan lagi ke pimpinan ya, biar mendapatkan atensi khusus untuk Lampung ini," kata Gibran saat berdialog dengan warga dan petani di Dusun III, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).

    Ia mengatakan, persoalan jalan tidak seharusnya menjadi ajang saling menyalahkan antara pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Sebab, setiap daerah memiliki keterbatasan kemampuan fiskal untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

    "Masalah jalan, aspal, ini saya kira tidak perlu lempar-lemparan ke gubernur atau bupati. Ini kan masing-masing daerah memang ada keterbatasan anggaran, keterbatasan fiskal," ujarnya.

    Karena itu, Gibran memastikan pemerintah pusat akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan ruas-ruas jalan yang dinilai penting bagi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    Menurutnya, jalan yang menopang distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi masyarakat akan menjadi prioritas untuk diperbaiki.

    "Nanti kami coba usahakan agar titik-titik jalan yang memang diperlukan untuk diperbaiki, terutama yang menopang kegiatan ekonomi, akan kami prioritaskan," ucapnya.

    Keluhan mengenai infrastruktur tersebut juga ditemui Gibran saat meninjau Jembatan Way Bunut di Kecamatan Way Bungur. Jembatan yang mangkrak sejak 2016 itu sempat menjadi sorotan publik karena warga dan pelajar terpaksa menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari.

    Ia mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi keterbatasan akses akibat belum rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

    Gibran memastikan pembangunan jembatan darurat ditargetkan selesai dalam dua pekan sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Sementara itu, pembangunan jembatan permanen akan dilakukan setelah proses koordinasi dengan pemerintah daerah terkait persoalan teknis dan pembebasan lahan rampung.

    "Jembatan daruratnya dua minggu lagi jadi. Jembatan permanennya juga akan segera dibangun, tapi yang namanya pembangunan tentu membutuhkan sinergi dengan kepala daerah," katanya.

    Kunjungan Gibran ke Lampung Timur kali ini juga diwarnai sejumlah aspirasi lain dari masyarakat, mulai dari persoalan harga singkong hingga kebutuhan sarana pertanian.

    Seluruh masukan tersebut, kata dia, akan dibawa ke pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian khusus dalam upaya percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.

    • Sebelumnya: Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
    • Selanjutnya: Kenapa Konsumen Masih Saja Terjerat Rayuan Pengembang Nakal?

      Artikel Terkait

      • Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
      • OTT Bupati Lombok Barat, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta
      • Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan
      • 4 Tips Mix and Match Outfit Polkadot untuk Tampilan Chic dan Kekinian
      • Warga Diteror Tetangga hingga Pintu Rusak Sempat Dimediasi Sejak 2024
      • Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
      • Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045
      • Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih
      • Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
      • Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng

        Lihat Sekilas

      • Fakta-Fakta Menarik di Balik Pembuatan Film The Odyssey
      • Ada Barcode Laporan Anonim, Siswa: Kalau Lapor ke Sekolah Kadang Malu
      • Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
      • Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya
      • Kabut Asap Selimuti Banjarbaru Kalsel, 6 Penerbangan Sempat Terdampak
      • Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie
      • Prabowo Instruksikan Seluruh Kementerian Bantu BGN untuk Benahi MBG
      • Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
      • Polisi Ungkap Pemicu Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
      • Seskab dan Menteri Ara Bahas Target Pemerintah Renovasi 400 Ribu Rumah di 2026
      • Copyright © 2026 Powered by Gibran Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Lampung, Jalan Penopang Ekonomi Diprioritaskan,Vista Notebook   sitemap