Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung

    Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung

    Waktu: 2026-07-29 17:10:38 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri memastikan hak belajar ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manjung tidak akan terputus.

    Hal ini menyusul adanya kasus dugaan tindak pelecehan seksual yang menjerat pendirinya, Bripka E, yang membuat ratusan santri terpaksa dipulangkan ke kediaman masing-masing.

    Ponpes Manjung pun kini tidak aktif lagi.

    Menyikapi hal ini, Kemenag Wonogiri berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri untuk memfasilitasi santri yang menempuh pendidikan formal di sekolah filail.

    Sementara bagi santri yang ingin berpindah ke pondok pesantren lain, Kemenag siap menjembatani komunikasi dengan ponpes yang ada di wilayah Wonogiri maupun daerah asal santri.

    Namun, pihaknya masih akan melakukan pendalaman terkait santri yang telah pindah ponpes tersebut dapat melanjutkan pendidikannya.

    "Contohnya filialnya dari SMP 4. Kalau nanti pindah di santri pondok pesantren yang jauh, tentu ndak bisa. Dan tadi kami sempat matur Pak Kepala Dinas, berarti bisa dikomunikasikan Pak, santri ini juga asalnya dari luar kabupaten."

    "Kalaupun toh nanti diambil orang tua dan dilanjutkan sekolahnya di tingkat yang sama, mungkin akan dikomunikasikan di SMP-nya terdekat sana biar bisa menerima siswa tersebut. Karena ini santrinya jauh-jauh. Tadi dari tracking-nya, ini kan kebanyakan dari luar," urainya.

    Di sisi lain, pihaknya memastikan bahwa aktivitas di Ponpes Manjung per hari ini sudah tidak lagi aktif.

    Seluruh santri yang berjumlah ratusan telah dipulangkan. Hanya menyisakan dua santri yang saat ini tengah menunggu penjemputan oleh orang tua atau wali masing-masing.

    Terdapat 120 santri di Ponpes Manjung tersebut, mereka berasal dari wilayah Soloraya dan Jawa Timur.

    "Tadi tinggal dua, yang dua itu juga sudah mau diambil, tinggal nunggu saja. Artinya berarti di sana sudah habis santrinya saat ini, atau dipulangkan, diambil orang tuanya," jelasnya.

    Sementara itu, Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo mengatakan, terdapat sejumlah rumusan yang didapatkan dari hasil rapat agar para santri mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang layak.

    "Ya, jadi kita sempat melakukan rapat koordinasi dengan beberapa dinas terkait, dengan tujuan untuk ketika kita melakukan penindakan hukum terhadap pelaku yang notabene memiliki pondok pesantren, untuk para santri atau pun siswa ini bisa meneruskan kehidupan sehari-hari dan pendidikannya, supaya tidak telantar," ujar Agung di Polres Wonogiri, Senin (20/7/2026).

    Rumusan-rumusan tersebut yakni, adanya pondok tampungan yang dapat digunakan untuk para santri Pondok Manjung.

    "Kemudian yang terkait dengan pendidikannya, yang masih duduk di bangku SMP, kelas filial, itu sudah dikoordinasikan dengan Kepala Dinas Pendidikan di mana santri tersebut tinggal saat ini," katanya.

    "Dan ada santri yang berasal dari Majalengka, sudah ditempatkan di SMP, salah satu SMP di Purwantoro. Jadi, insyaallah tidak ada yang sampai telantar," imbuhnya.

    Ia menjelaskan, ada 57 santri yang terkait dengan kelas filial jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

    ​"Sudah diposkan yang 57 orang ini. Untuk yang SD juga sudah tadi dari Kepala Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan, akan dipos-poskan juga di SD-SD di mana santri tersebut tinggal saat ini," tandasnya.

    • Sebelumnya: Viral Dipakai untuk Jerawat, Dokter Ungkap Fungsi Sebenarnya Cairan Infus di Klinik Kulit
    • Selanjutnya: Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?

      Artikel Terkait

      • Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat
      • Serang Polisi Pakai Sajam, Bandar Narkoba di Riau Dilumpuhkan
      • RBR 2026 Sukses Digelar, Kapolda Riau Titip Tanam Pohon Trembesi ke Runners
      • Kelompok Kriminal Terorganisir Asal India Jadi Ancaman Global
      • Kereta Api di Indonesia: Dari Warisan Kolonial hingga Transportasi Andalan
      • Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
      • Tidak Cocok dengan Micky van de Ven, Barcelona Fokus Cari Penyerang Baru
      • Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
      • Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan Iran
      • Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia

        Lihat Sekilas

      • Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen
      • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi
      • Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
      • Brimob Polda Metro Gagalkan Aksi Vandalisme Fasilitas Umum di Jaktim
      • Kerangka Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Pasir Pantai Lampung Selatan
      • NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
      • Bakal Debut di Byon Combat Showbiz 8, Ini Kata Jeka Saragih
      • Menteri Muslim Singapura Mundur Gegara Interaksi Online dengan Perempuan
      • Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih
      • Trump Sudah Tak Peduli Kesepakatan Damai dengan Iran
      • Copyright © 2026 Powered by Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung,Vista Notebook   sitemap