Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia

    Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia

    Waktu: 2026-09-12 18:21:42 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Produsen iPhone, Apple sempat merebut posisi sebagai perusahaan dengan nilai pasar (market capitalization/market cap) terbesar di dunia pada Jumat (17/7/2026) waktu Amerika Serikat (AS).

    Kala itu, perusahaan yang bermarkas di Cupertino, AS tersebut menjadi perusahaan paling berharga di dunia dengan nilai valuasi 4,88 triliun dollar AS (sekitar Rp 86,98 kuadriliun).

    Angka ini melampaui perusahaan chip grafis Nvidia, yang kala itu memiliki valuasi 4,84 triliun dollar AS.

    Penurunan valuasi terjadi karena saham perusahaan yang dipimpin Jensen Huang itu turun nyaris 3 persen pada awal perdagangan di hari Jumat lalu waktu setempat AS. 

    Seperti diketahui, nilai valuasi memang dipengaruhi oleh harga saham. Jadi, kalau harga saham turun, maka valuasi atau nilai perusahaan juga akan ikut turun. 

    Nvidia rebut kembali

    Performa saham Apple (kiri) dan Nvidia (kanan) per Senin (20/7/2026) pukl 12.00 WIB.Apple Stocks (Yahoo Finance) Performa saham Apple (kiri) dan Nvidia (kanan) per Senin (20/7/2026) pukl 12.00 WIB.

    Meski demikian, kejayaan Apple tak berlangsung lama.

    Pasalnya, pada penutupan perdagangan di hari yang sama, saham Nvidia kembali menguat, dan perusahan asal Santa Clara itu kembali merebut takhta sebagai perusahaan paling berharga di dunia.

    Pantauan KompasTekno per Senin (20/7/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB, gelar tersebut tampaknya masih dipegang Nvidia. 

    Kapitalisasi pasar produsen pengolah grafis (GPU) seri GeForce ini tercatat sekitar 4,912 triliun dollar AS (sekitar Rp 88,28 kuadriliun), sedangkan Apple berada di kisaran 4,902 triliun dollar AS (sekitar Rp 88,10 kuadriliun), selisih 10 miliar dollar AS (Rp 179,72 triliun).

    Nah, karena selisih ini cukup "kecil", persaingan untuk memperebutkan titel perusahaan paling berharga di dunia diperkirakan masih akan berlanjut dan berjalan ketat dalam beberapa waktu ke depan.

    Persaingan Nvidia vs Apple

    Logo Nvidia di depan kantor pusatnya di Santa Clara, California, AS.Nvidia Newsroom Logo Nvidia di depan kantor pusatnya di Santa Clara, California, AS.

    Sekadar informasi, persaingan Apple dan Nvidia belakangan ini bisa dibilang cukup menjadi sorotan.

    Sebab, Nvidia telah menyandang gelar perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar sejak Juni 2025, setelah menyalip raksasa teknologi Microsoft.

    Nvidia sendiri sebelumnya mencatat sejarah sebagai perusahaan pertama yang menembus kapitalisasi pasar 5 triliun dollar AS pada Oktober 2025.

    Sementara itu, Apple juga mencatat tonggak penting pada bulan yang sama dengan melampaui kapitalisasi pasar 4 triliun dollar AS untuk pertama kalinya, didukung penjualan iPhone yang kuat.

    Sepanjang 2026, saham Apple sendiri telah naik sekitar 23 persen, mengungguli Nvidia yang hanya menguat sekitar 9 persen. Artinya, wajar saja apabila Apple bisa menyalip valuasi pasar Nvidia.

    Adapun kenaikan saham Apple kabarnya didorong optimisme investor terhadap strategi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan model bisnis perusahaan tersebut, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CNBC.

    • Sebelumnya: Pesta Hidup Berseri Diramaikan 500 Peserta, Gaungkan Pentingnya Gaya Hidup Sehat
    • Selanjutnya: Cerita Afgan Sempat Kehilangan Suaranya Jelang Konser Retrospektif

      Artikel Terkait

      • Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke RI
      • Fakta di Balik Erling Haaland Bawa Rakun Awetan, Awalnya Niat Beli Topi Koboi
      • Janji Shin Tae-yong di Persija Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia
      • Kenapa Konsumen Masih Saja Terjerat Rayuan Pengembang Nakal?
      • TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun
      • 10 Makanan Penutup Terenak di Indonesia Versi TasteAtlas
      • Pakai Dana APBN, Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Sasar 13 Titik
      • Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
      • Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
      • Janji Shin Tae-yong di Persija Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia

        Lihat Sekilas

      • Kekompakan Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai di RBR 2026
      • Jangan Anggap Sepele Gigi Susu Berlubang, Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
      • Blok Masela dalam Angka: Efek Domino Investasi Rp 300 Triliun bagi Indonesia
      • Tim Investigasi dari Jakarta Berangkat ke Lokasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
      • Kekeringan Meluas di Karawang, Enam Desa Terdampak, BPBD Salurkan 152.000 Liter Air Bersih
      • Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
      • Pengacara Don Ritto Ungkap Uang Rp 67 Miliar yang Disita di Restoran untuk Proyek Pelabuhan
      • Viral Satu Keluarga di Depok Diteror dan Diintimidasi Tetangga, Rumah Juga Dirusak
      • Pemkab Malang Usul Perbaikan 3 Ruas Jalan Lewat IJD, Butuh Rp 135 Miliar
      • Ingin Juara Liga Champions, Kane Tutup Pintu untuk Tottenham Hotspur
      • Copyright © 2026 Powered by Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia,Vista Notebook   sitemap