Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen

    Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen

    Waktu: 2026-07-29 17:10:47 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Peninjauan lapangan difokuskan untuk memastikan berbagai pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak berhenti pada penanganan darurat, tetapi segera berlanjut menuju pembangunan infrastruktur permanen yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana.

    Di Kabupaten Nagan Raya, Satgas PRR meninjau sejumlah infrastruktur prioritas, mulai dari Jembatan Krueng Lamie, Jembatan Gunongkong, Jalan dan Jembatan Beutong Ateuh, hingga beberapa ruas jalan yang mengalami abrasi akibat gerusan sungai.

    Hasil monitoring menunjukkan perlunya percepatan pembangunan penguatan tebing sungai, normalisasi aliran sungai, perlindungan badan jalan, serta penyelesaian pembangunan jembatan sebagai solusi permanen untuk menjaga konektivitas masyarakat.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (17/7/2026), tim Satgas PRR meminta pemda bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh, BWS Aceh, BPJN, dan instansi terkait segera memperkuat koordinasi agar penanganan permanen dapat dipercepat sehingga akses masyarakat, kegiatan ekonomi, dan pelayanan publik kembali berjalan optimal.

    Perhatian khusus juga diberikan kepada Jembatan Gunongkong yang hingga kini belum dapat difungsikan setelah terdampak banjir bandang.

    Satgas PRR meminta pemda memastikan pembangunan jembatan tersebut tetap menjadi bagian dari Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

    Hal itu dilakukan sembari mendorong percepatan pembangunan jembatan darurat melalui koordinasi dengan Pemprov Aceh dan Satgas Jembatan TNI agar kebutuhan masyarakat dapat segera terlayani sebelum konstruksi permanen dilaksanakan.

    Sementara tiu, di Kabupaten Bireuen, Satgas PRR memusatkan perhatian pada rehabilitasi Bendung Pante Lhong dan saluran primer Aramco, pembangunan Jembatan Pante Lhong, serta pekerjaan revetment dan jetty sebagai satu kesatuan sistem pengendalian sungai dan irigasi.

    Infrastruktur tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan air untuk sekitar 6.562 hektar (ha) lahan persawahan sekaligus melindungi kawasan dari ancaman abrasi dan perubahan alur sungai.

    “Perbaikan bendung, saluran primer, pembangunan jembatan, serta pengamanan sungai perlu diselesaikan secara terpadu agar fungsi irigasi, perlindungan infrastruktur, dan konektivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal,” tulis tim Satgas PRR dalam laporannya.

    Selain itu, Satgas PRR turut menekankan pentingnya sinkronisasi pelaksanaan pekerjaan antara BWS Aceh, BPJN, pemda, dan seluruh pemangku kepentingan.

    Melalui pembangunan terintegrasi, infrastruktur permanen yang dibangun tidak hanya memulihkan kerusakan akibat bencana, tetapi juga meningkatkan ketahanan kawasan terhadap risiko bencana pada masa mendatang.

    Selain mengawal pekerjaan di lapangan, Satgas PRR juga menindaklanjuti berbagai masukan pemda kepada kementerian dan lembaga terkait, termasuk percepatan penyelesaian sejumlah jembatan strategis yang masih menjadi kendala mobilitas masyarakat.

    • Sebelumnya: Link dan Jadwal Inggris Vs Perancis di Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026
    • Selanjutnya: Sopir Truk Ditikam gegara Serobot Antrean di SPBU, Pelaku Ditangkap

      Artikel Terkait

      • Declan Rice: Skuad Terbaik Inggris yang Tinggal Menunggu "Waktunya"
      • NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar
      • Alasan Polisi Belum Tetapkan Pembunuh ASN Bangkalan Sebagai DPO
      • 2 Lokasi Wisata Dunia yang Minta Dihapus dari Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO
      • Cerita Zhafif, Siswa SMAS Kharisma Bangsa yang Ikut Olimpiade Internasional
      • Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
      • Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
      • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
      • CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
      • Diundang Trump, Presiden Meksiko dan PM Kanada Hadir di Final Piala Dunia 2026

        Lihat Sekilas

      • Pegadaian Dorong Green Tourism Yogyakarta Lewat Becak Kayuh Listrik
      • PBB Rilis Panduan Resmi Pengembangan Ekonomi Biru Berkelanjutan
      • Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
      • Baleg DPR Rampungkan Draf RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
      • Tak Semua Kucing Jalanan Lahir di Jalan, Ada Kebiasaan yang Memicu Lonjakan Populasinya
      • Prabowo Segera Rilis Motor Listrik Nasional, Intip Calon Mereknya
      • Hotman Paris Heran Tan Kian Belum Jadi Tersangka, padahal Diduga Beri Suap
      • Kepergok Curi Kabel Rp 143 Juta, 2 Pria di Cikarang Ditangkap Polisi
      • Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
      • Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?
      • Copyright © 2026 Powered by Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen,Vista Notebook   sitemap