Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang

    CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang

    Waktu: 2026-07-29 17:10:48 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    TANIMBAR, KOMPAS.com – Chief Executive Officer (CEO) INPEX Corporation Takayuki Ueda menyebut dimulainya pembangunan Proyek Abadi LNG Blok Masela menjadi tonggak baru kerja sama Indonesia dan Jepang, khususnya di sektor energi. 

    Menurutnya, proyek strategis nasional tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan kedua negara, tetapi juga fondasi bagi kemitraan energi yang berkelanjutan.

    "Saya harap ini bisa menjadi bagian baru untuk pemerintah Indonesia dan Jepang, terutama dalam bidang energi," kata Ueda saat menghadiri groundbreaking Proyek Abadi LNG Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

    Ueda mengatakan, proyek tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan kedua negara melalui kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan energi, sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi Indonesia.

    "Saya harap ini bisa menjadi langkah energi yang berkelanjutan. Proyek Blok Masela akan terus menjadi energi bagi banyak orang," ujarnya.

    Menurut Ueda, berdasarkan berbagai hasil kajian, Proyek Abadi LNG Blok Masela tidak hanya berperan dalam memperkuat pasokan energi nasional, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

    "Berdasarkan riset, proyek Blok Masela akan memberi dampak besar pada ekonomi nasional, lalu memberikan manfaat sosial untuk masyarakat sekitar," katanya.

    Ia menilai, pembangunan proyek tersebut menjadi simbol penting dari hubungan kemitraan yang telah terjalin antara Indonesia dan Jepang selama ini.

    "Ini juga menjadi simbol kerja sama dan kemajuan. Ini sangat penting untuk Indonesia dan pihak yang bekerja sama," ucap Ueda.

    Sebagai operator proyek, INPEX menegaskan komitmennya untuk mengawal pengembangan Blok Masela dengan pengalaman yang dimiliki perusahaan di sektor energi.

    "Kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, ini menjadi bekal. Jadi selamat," kata dia.

    Proyek strategis bernilai Rp 300 triliun

    Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS, atau setara Rp 300–330 triliun. Proyek ini dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. sebagai operator dengan kepemilikan participating interest (PI) sebesar 65 persen.

    Setelah beroperasi, proyek tersebut ditargetkan mampu memproduksi 9,57 juta ton LNG per tahun (MMTPA) dan memasok sekitar 1,5 miliar kaki kubik gas per hari (BCFD) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri maupun pasar ekspor.

    Berbeda dari rencana awal yang menggunakan fasilitas terapung, pengembangan terbaru Blok Masela dilakukan dengan menyalurkan gas dari lapangan lepas pantai menuju fasilitas pengolahan LNG di darat melalui jaringan pipa.

    Skema ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional melalui pengembangan industri hilir, peningkatan kandungan lokal, serta penciptaan lapangan kerja.

    Selain memperkuat ketahanan energi nasional, proyek ini diproyeksikan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kajian LPEM FEB UI memperkirakan Proyek Abadi LNG Blok Masela dapat menyumbang sekitar 2.492 triliun rupiah terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional hingga 2055, sekaligus mendorong pembangunan ekonomi di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

    • Sebelumnya: Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
    • Selanjutnya: Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada

      Artikel Terkait

      • Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar, Itu Pemimpin Pengkhianat!
      • Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga
      • Polisi: Jangan Lagi Gunakan Pikap untuk Angkut Penumpang
      • Kunjungi Padang, Dedi Mulyadi Pilih Naik Taksi Dibanding Mobil Dinas
      • Ilmuwan Teliti Manusia Berusia 100 Tahun Selama 5 Dekade, Ini Rahasia Umur Panjang
      • Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
      • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan MentalĀ 
      • Garda Prabowo: Tiyo Ardianto Cerdas tapi Salah Teman
      • 6 Hal Terimbas dari Saling Serang Terbaru Iran Vs AS
      • Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan

        Lihat Sekilas

      • Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
      • Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
      • Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?
      • CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang
      • Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap
      • Respons Tuchel Soal Kritik Donald Trump Usai Inggris Disingkirkan Argentina
      • Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan
      • IESR: Kepastian Kebijakan Jadi Penentu Investasi Energi Surya
      • Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
      • Pria di Bandung Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
      • Copyright © 2026 Powered by CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang,Vista Notebook   sitemap