Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang

    CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang

    Waktu: 2026-09-12 18:20:20 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    TANIMBAR, KOMPAS.com – Chief Executive Officer (CEO) INPEX Corporation Takayuki Ueda menyebut dimulainya pembangunan Proyek Abadi LNG Blok Masela menjadi tonggak baru kerja sama Indonesia dan Jepang, khususnya di sektor energi. 

    Menurutnya, proyek strategis nasional tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan kedua negara, tetapi juga fondasi bagi kemitraan energi yang berkelanjutan.

    "Saya harap ini bisa menjadi bagian baru untuk pemerintah Indonesia dan Jepang, terutama dalam bidang energi," kata Ueda saat menghadiri groundbreaking Proyek Abadi LNG Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

    Ueda mengatakan, proyek tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan kedua negara melalui kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan energi, sekaligus memberikan manfaat yang luas bagi Indonesia.

    "Saya harap ini bisa menjadi langkah energi yang berkelanjutan. Proyek Blok Masela akan terus menjadi energi bagi banyak orang," ujarnya.

    Menurut Ueda, berdasarkan berbagai hasil kajian, Proyek Abadi LNG Blok Masela tidak hanya berperan dalam memperkuat pasokan energi nasional, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

    "Berdasarkan riset, proyek Blok Masela akan memberi dampak besar pada ekonomi nasional, lalu memberikan manfaat sosial untuk masyarakat sekitar," katanya.

    Ia menilai, pembangunan proyek tersebut menjadi simbol penting dari hubungan kemitraan yang telah terjalin antara Indonesia dan Jepang selama ini.

    "Ini juga menjadi simbol kerja sama dan kemajuan. Ini sangat penting untuk Indonesia dan pihak yang bekerja sama," ucap Ueda.

    Sebagai operator proyek, INPEX menegaskan komitmennya untuk mengawal pengembangan Blok Masela dengan pengalaman yang dimiliki perusahaan di sektor energi.

    "Kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, ini menjadi bekal. Jadi selamat," kata dia.

    Proyek strategis bernilai Rp 300 triliun

    Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS, atau setara Rp 300–330 triliun. Proyek ini dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. sebagai operator dengan kepemilikan participating interest (PI) sebesar 65 persen.

    Setelah beroperasi, proyek tersebut ditargetkan mampu memproduksi 9,57 juta ton LNG per tahun (MMTPA) dan memasok sekitar 1,5 miliar kaki kubik gas per hari (BCFD) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri maupun pasar ekspor.

    Berbeda dari rencana awal yang menggunakan fasilitas terapung, pengembangan terbaru Blok Masela dilakukan dengan menyalurkan gas dari lapangan lepas pantai menuju fasilitas pengolahan LNG di darat melalui jaringan pipa.

    Skema ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional melalui pengembangan industri hilir, peningkatan kandungan lokal, serta penciptaan lapangan kerja.

    Selain memperkuat ketahanan energi nasional, proyek ini diproyeksikan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kajian LPEM FEB UI memperkirakan Proyek Abadi LNG Blok Masela dapat menyumbang sekitar 2.492 triliun rupiah terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional hingga 2055, sekaligus mendorong pembangunan ekonomi di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

    • Sebelumnya: Petugas Damkar Indramayu Selamatkan Kucing yang Telinganya Tertancap Paku
    • Selanjutnya: Rekap Hasil Japan Open 2026: 4 Wakil Indonesia Maju ke Perempat Final

      Artikel Terkait

      • Bobby Akan Bangun Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Barang Saat Cuaca Buruk
      • Kembali Gugat KPK di PN Jaksel, Kuasa Hukum Ketum Kesthuri: Berbeda dari Sebelumnya
      • Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
      • Aprilia Optimistis Marco Bezzecchi kembali Balapan di MotoGP Inggris
      • Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya
      • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
      • IKN Kejar Target 2028, Enam Proyek Swasta Lanjutkan Tahap Konstruksi
      • Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat
      • Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
      • Perjuangan Ibu Hamil Terobos Banjir Setinggi Paha di Sinjai demi Bisa Melahirkan di RS

        Lihat Sekilas

      • Bobby Akan Bangun Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Barang Saat Cuaca Buruk
      • Unik, Mi Instan di Jepang Ini Bisa Dimasak Pakai Air Dingin
      • Yunani Dilanda Gelombang Panas, Suhu Diprediksi Tembus 41 Derajat Celsius
      • Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang
      • China Kebut Ambisi AI, Targetkan Jadi Nomor Satu Dunia Lima Tahun Lagi
      • 4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Sibolangit, Sopir Truk Jadi Tersangka
      • Anak Buah Purbaya: PFII Dibentuk agar Investasi Asing Masuk Jangka Panjang, Tak Mudah Keluar
      • Kejagung Terbitkan Surat Penghentian Pengumpulan Data MBG, Kejati Jabar: Hanya Inventarisasi Jumlah SPPG
      • International Halal Market di CFD HI, Warga Cicipi Makanan Thailand-Malaysia
      • Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
      • Copyright © 2026 Powered by CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang,Vista Notebook   sitemap