Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional

    Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional

    Waktu: 2026-09-14 14:05:32 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    JAKARTA, KOMPAS.com – Minat operator pelabuhan untuk menerapkan konsep Green and Smart Port (GSP) terus meningkat.

    Hal itu tercermin dari partisipasi delapan pelabuhan dalam Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026, sebuah program asesmen yang dirancang untuk mendorong transformasi pelabuhan agar lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan berkelanjutan guna memperkuat sistem logistik nasional.

    Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pengembangan pelabuhan hijau dan cerdas menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi distribusi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

    "Pelabuhan merupakan simpul penting dalam rantai distribusi pangan. Transformasi menuju Green and Smart Port akan meningkatkan efisiensi logistik, membuat biaya distribusi lebih kompetitif, sekaligus menghadirkan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan,” ujar Zulhas dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

    “Ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya saing dan ketahanan pangan nasional," lanjutnya.

    Program GSPI ASRI 2026 diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey Group yang terdiri atas PT SUCOFINDO, PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), dan PT Surveyor Indonesia.

    Program tersebut mengintegrasikan prinsip ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai standar pengelolaan pelabuhan yang berkelanjutan.

    Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey mendapat mandat untuk menyusun kerangka asesmen sekaligus melakukan penilaian berdasarkan Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

    Chief Executive Officer IDSurvey Arisudono Soerono menilai meningkatnya jumlah pelabuhan yang mengikuti asesmen menunjukkan tumbuhnya kesadaran industri terhadap pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional pelabuhan.

    "Kepercayaan dari Kemenko Pangan menjadi kehormatan bagi IDSurvey,” kata Arisudono.

    “Kami berharap hasil asesmen ini mendorong semakin banyak pelabuhan di Indonesia menerapkan standar pelabuhan hijau bertaraf internasional sehingga mampu mendukung efisiensi logistik nasional," lanjut Arisudono.

    Sementara itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO Sandry Pasambuna mengatakan pihaknya akan terus mendukung implementasi Green and Smart Port melalui layanan testing, inspection, dan certification (TIC).

    "SUCOFINDO bersama IDSurvey akan terus mendampingi penguatan standar, pelaksanaan asesmen, dan peningkatan kapasitas pelabuhan agar transformasi menuju pelabuhan hijau dan cerdas berjalan secara konsisten serta mampu meningkatkan daya saing nasional," ujar Sandry.

    Dalam pelaksanaan GSPI ASRI 2026, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Petrokimia Gresik meraih nilai asesmen tertinggi secara nasional. Posisi berikutnya ditempati PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Krakatau Bandar Samudera.

    Penghargaan juga diberikan kepada PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas TPK Banjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Intan, serta Terminal Petikemas Bitung atas komitmen mereka dalam menerapkan prinsip pelabuhan yang lebih ramah lingkungan dan berbasis teknologi.

    Usai penyerahan hasil asesmen, Zulhas bersama sejumlah menteri turut menyalurkan bantuan pangan kepada pengemudi ojek daring, nelayan, dan masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Petrokimia Gresik dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-54 perusahaan.

    • Sebelumnya: KPK Cecar Anggota BPK soal 'Pengaturan' Temuan Audit di Kasus Bupati Edison
    • Selanjutnya: Beras Termahal di Dunia Ada di Jepang, Capai Rp 1,8 Juta per Kg

      Artikel Terkait

      • Ditodong Senjata Api Mainan, Resepsionis Hotel di Batang Melawan dan Buat Begal Kabur
      • Rumah di Wonogiri Diduga Jadi Safe House Bupati Etik, Simpan Brankas Berisi Uang Rupiah hingga Valuta Asing
      • Anggota BPK Bobby Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
      • Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang
      • 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
      • Ini Tips Memilih Ban SUV yang Tepat Sesuai Karakter Jalan di Indonesia
      • Pemerintah Siapkan Lulusan SMK Siap Hadapi Peluang Kerja Robotika
      • Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
      • BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
      • Kasus Kematian Pasien Anak di Pangkalpinang, Dokter Ratna Divonis Bebas

        Lihat Sekilas

      • Empat Orang Masih Terjebak di Rumah Mewah yang Hancur akibat Ledakan di Medan
      • Waka DPRD Surabaya Dorong Camat-Lurah Tiru Gaya Sidak Eri Cahyadi
      • Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
      • Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu
      • Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar
      • Beratnya Duit dan Emas 74 Kg Bukti Kasus Febrie Sampai Harus Diangkat 3 Orang
      • Dianiaya Pacar, Wanita di Bekasi Lolos dari Sekapan Usai Kabur Lewat Jendela
      • Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
      • 3 Zodiak yang Diprediksi Semakin Berdaya pada 17 Juli 2026, Ada Aries
      • Cuaca Buruk Jelang Final Piala Dunia, Badai Kuat Skala 3 Intai New York
      • Copyright © 2026 Powered by Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional,Vista Notebook   sitemap