Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah

    Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah

    Waktu: 2026-07-29 16:15:58 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Bencana Aberfan menjadi salah satu peristiwa paling memilukan di Britania Raya. Bencana longsoran limbah batu bara ini menghilangkan 144 nyawa, dengan 116 di antaranya merupakan anak-anak.

    Dikutip dari National Archives, bencana ini terjadi pada 21 Oktober 1966 di desa pertambangan Aberfan, Wales. Saat itu, di lereng bukit di atas Aberfan terdapat beberapa gunungan limbah batu bara milik National Coal Board -perusahaan batu bara milik pemerintah Inggris. Salah satunya adalah Tip 7, yang dibangun sejak 1958 di atas area yang memiliki mata air alami.

    Selama beberapa minggu sebelum bencana, hujan deras membuat air meresap ke dalam timbunan limbah batu bara tersebut. Akibatnya, material batu bara, tanah, dan air berubah menjadi lumpur pekat sehingga strukturnya menjadi tidak stabil.

    Sekitar pukul 09.13 waktu setempat pada 21 Oktober 1966, gunungan limbah itu tiba-tiba longsor. Diperkirakan 140.000 meter kubik material meluncur menuruni lereng dengan kecepatan tinggi dan menghantam desa di bawahnya.

    Longsoran limbah batu bara tersebut menerjang sebuah rumah pertanian, 20 rumah penduduk, serta dua sekolah di Aberfan. Saat kejadian, anak-anak tengah belajar di dalam kelas.

    Setidaknya 144 orang meninggal dunia, dan 116 di antaranya adalah anak-anak. Tragedi ini pun menyisakan duka yang amat mendalam.

    Laporan investigasi menunjukkan adanya kegagalan sistemik dan inefisiensi dalam pengelolaan penampungan limbah ini. Peringatan bahaya sebenarnya telah dikeluarkan pada pukul 07.00 pagi di hari kejadian, tetapi tidak ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

    Pascabencana, muncul seruan mendesak untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap seluruh timbunan batu bara, struktur bangunan, terowongan, hingga jembatan di seluruh Britania Raya.

    Seluruh dunia turut berduka atas tragedi yang menjadi salah satu momen paling kelam dalam sejarah Britania Raya tersebut. Peristiwa ini juga memicu desakan agar pemerintah segera mengevakuasi area-area yang dianggap tidak aman.

    • Sebelumnya: Pria di Lubuklinggau Bakar Rumah Mertua, 11 Rumah Hangus, Kerugian Rp 2 Miliar
    • Selanjutnya: Pelajar Indonesia Gelar Konferensi Internasional di Australia, Ini Tujuannya

      Artikel Terkait

      • Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?
      • Laju Terhenti di Semifinal Japan Open 2026, Putri KW Pilih Mawas Diri
      • Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?
      • Kandang Ayam Besar di Dekat Perumahan, Bagaimana Aturannya?
      • Cerita Anak Buruh Tani asal Gunungkidul Meraih Mimpi Kuliah di UGM
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Trump Bilang Spanyol Pantas Menangi Piala Dunia
      • Brankas Isi Emas dan Gepokan Duit, Bupati Sukoharjo Lapor Harta Rp 9,1 M
      • Febrie Adriansyah Tersangka 3 Kasus Korupsi, Perkara Dilimpah ke Kejagung
      • Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR

        Lihat Sekilas

      • Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
      • Dishub DKI Jakarta Awasi Ketat Truk ODOL Saat Uji KIR
      • Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Juga Tersangka dan Ditahan di Polda Metro
      • Wanita Difabel di Jaksel Diperkosa hingga Hamil, Polisi Buru Pelaku
      • Kemenhaj Siapkan Payung Hukum Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
      • Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
      • Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran
      • Soundrenaline di M Bloc, Danilla Riyad: Lebih Intim
      • KPK Tak Banding Vonis 2 Tahun Penyuap Pejabat Bea Cukai Rp 91,7 M
      • Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi
      • Copyright © 2026 Powered by Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah,Vista Notebook   sitemap