Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat

    Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat

    Waktu: 2026-07-29 15:24:43 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Sebanyak 108 orang petani di Desa Bajak I, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, urunan guna memperbaiki jalan usaha tani yang rusak parah sejak 20 tahun.

    Hal ini terungkap saat perwakilan petani bertemu dengan Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, di ruang kerja bupati, Senin (20/7/2026).

    Selain melaporkan kerusakan jalan sepanjang 2,7 kilometer kemudian dilakukan perbaikan secara swadaya, para petani meminta bupati bersedia meminjamkan alat berat guna perbaikan jalan.

    Kasi Pemerintahan Desa Bajak I, Iman Sukardi, mengatakan, masyarakat telah berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut.

    Namun, pekerjaan membutuhkan alat berat agar proses perbaikan dapat dilakukan lebih maksimal.

    "Kami menyampaikan kepada bupati agar berkenan membantu meminjamkan alat berat. Swadaya dari masyarakat akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan jalan usaha tani ini," kata Iman, Senin (20/7/2026).

    Ia menjelaskan, jalan usaha tani yang akan diperbaiki memiliki panjang sekitar 2,7 kilometer dengan lebar empat meter.

    Kontur jalan yang menanjak menurut petani membutuhkan penanganan dengan bantuan alat berat.

    "Selama ini masyarakat sudah beberapa kali bergotong royong memperbaiki jalan secara manual. Namun, kondisi jalan yang masih berupa tanah membuat upaya tersebut belum mampu mengatasi kerusakan. Kalau hujan jalan menjadi licin. Motor sulit lewat sehingga memang harus menggunakan alat berat agar bisa diperbaiki dengan baik," kata Iman usai bertemu bupati.

    Iman mengatakan, akses jalan tersebut menjadi jalur utama menuju perkebunan milik ratusan petani, ada kebun durian, sawit, karet hingga kopi milik warga.

    Sedikitnya terdapat 108 pekebun yang memanfaatkan jalan tersebut dengan luas lahan diperkirakan mencapai lebih dari 100 hektar.

    Ia menambahkan selama ini masyarakat membuka donasi sumbangan perbaikan jalan selama 10 bulan, adapun besaran urunan tidak dipatok.

    "Besaran iuran tidak ditentukan, tetapi rata-rata warga memberikan sumbangan sekitar Rp 100 ribu, bahkan ada yang lebih," jelas dia.

    Bupati Bengkulu, Tengah Rachmat Riyanto, menanggapi permintaan petani, menyatakan apresiasi atas swadaya dan inisiatif itu.

    Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi salah satu cara mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

    "Hari ini saya menerima kawan-kawan dari Desa Bajak Satu, kelompok petani Pematang Kebun. Mereka ingin berswadaya memperbaiki jalan menuju kebun dan meminta bantuan apa yang bisa kami berikan. Ini sesuatu yang luar biasa karena mereka bergotong royong menggunakan dana sendiri," ujar Rachmat.

    Rachmat memastikan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah akan membantu dengan meminjamkan alat berat untuk mendukung pekerjaan tersebut.

    "Kami akan pinjamkan alat berat yang dimiliki untuk keperluan pembuatan jalan itu," ucap Bupati.

    • Sebelumnya: Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari
    • Selanjutnya: Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua

      Artikel Terkait

      • Ada Barcode Lapor Anonim, Sekolah Bolehkan Siswa Laporkan Kekerasan hingga Peredaran Narkoba
      • Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie
      • KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
      • BPIH 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, Kemenag Karawang Minta Jemaah Tunggu Keputusan Resmi
      • Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah
      • RUU Satu Data Indonesia Bakal Diusulkan Jadi Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna
      • Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus
      • Geger Pria Depok Tantang Bocah Makan Cabai hingga Masuk Freezer
      • Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah
      • Cek Daftar Harga BBM Hari Ini 21 Juli 2026 di SPBU Pertamina Se-Indonesia

        Lihat Sekilas

      • Anjing Husky di Babelan Bekasi Diduga Dibacok, Polisi Turunkan K9 Cari Pelaku
      • Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng
      • PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
      • Kertajati Didorong Menjadi Pengungkit Ekonomi Kawasan Rebana
      • Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi
      • Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
      • DPRD Jabar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
      • 12 Contoh Jawaban Cara Menerapkan Inspirasi untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi PMM
      • Kejagung: Febrie Adriansyah di Indonesia, Tinggal Tunggu Diperiksa
      • Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
      • Copyright © 2026 Powered by Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat,Vista Notebook   sitemap