Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Wisata
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Polisi Hong Kong Tangkap 5 Penjual Buku, Dituduh Lakukan Hasutan

    Polisi Hong Kong Tangkap 5 Penjual Buku, Dituduh Lakukan Hasutan

    Waktu: 2026-09-12 18:20:34 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Polisi keamanan nasional Hong Kong menangkap lima penjual buku atas tuduhan melakukan tindakan dengan niat menghasut, Rabu (15/7/2026) malam.

    Industri toko buku independen yang dulunya berkembang pesat di kota ini telah menyusut sejak Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang menyeluruh di Hong Kong pada 2020.

    Banyak dari toko-toko ini menawarkan beragam judul buku politik dan sosial yang lebih luas daripada yang ditemukan di toko-toko umum.

    Toko-toko ini menjadi saluran penting bagi masyarakat sipil Hong Kong dengan menyelenggarakan diskusi buku dan lokakarya.

    Dituduh jual buku "hasutan"

    Dikutip dari Reuters, polisi mengatakan, mereka menerima laporan dari Departemen Bea Cukai Hong Kong yang menyebut adanya kiriman buku dari luar negeri yang dinilai bermaksud menghasut.

    Petugas menggeledah dua toko di Mong Kok di distrik Kowloon dan menangkap dua pria berusia 37 dan 57 tahun, serta tiga wanita, berusia 30 hingga 59 tahun.

    "Penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa kelima orang yang ditangkap tersebut diduga memajang barang-barang dengan maksud menghasut dan menjual publikasi dengan isi yang menghasut di dalam toko-toko," demikian bunyi pernyataan tersebut.

    Disebutkan bahwa buku-buku itu berisi hasutan dan kebencian terhadap pemerintah Hong Kong, lembaga peradilan, serta lembaga penegak hukum. 

    "Sejumlah buku dengan niat menghasut telah disita dari toko-toko tersebut," bunyi pernyataan itu.

    South China Morning Post mengidentifikasi toko buku tersebut sebagai 'Have a Nice Stay' dan Greenfield Bookstore. 

    Toko buku bakal tutup

    'Have a Nice Stay' telah mengumumkan bahwa mereka akan tutup pada 30 Agustus, dengan alasan termasuk kerugian finansial dan garis merah yang sulit dipahami mengenai buku-buku apa yang mungkin dianggap bermasalah.

    Penangkapan ini terjadi setelah polisi pada bulan Juni menangkap dua pemilik toko buku dalam kasus terpisah yang menurut pihak berwenang memajang dan menjual publikasi dengan konten hasutan.

    Presiden Taiwan Lai Ching-te menulis di halaman Facebook-nya pada bahwa setiap toko buku independen adalah ruang penting untuk menjaga kebebasan berpikir.

    "Kami ingin menyampaikan keprihatinan dan rasa hormat kami kepada semua toko buku dan pekerja budaya yang terus teguh dalam keadaan sulit. Pemikiran dan tulisan tidak boleh dipenjara karena tekanan politik," kata Lai.

    • Sebelumnya: KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD, Ini Tujuannya
    • Selanjutnya: Daftar 11 Kepala Daerah yang Terjerat OTT pada 2026, Terbanyak dari Jateng

      Artikel Terkait

      • Promo Tiket Pesawat ke Luar Negeri, Jakarta-Hong Kong PP Rp 4,3 Jutaan
      • Kronologi Status Eks Jampidsus Febrie: Siang Disebut Saksi, Malam Ditegaskan Tersangka
      • Respons 110, Polres Jaksel Usut Rumah Makan Minang Dibobol Maling
      • Mahasiswa yang Diduga Dipukul Saat Demo di DPRD Riau Cabut Laporan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
      • Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal
      • [POPULER OTOMOTIF] Komparasi Motor Listrik VinFast dan Polytron Fox 350, Bocoran Innova Zenix
      • Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen
      • Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup
      • Diduga Angkut BBM Ilegal, Minibus Meledak dan Hanguskan Dua Rumah di Polewali Mandar
      • KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati

        Lihat Sekilas

      • Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026
      • PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'
      • Jakarta Mulai Tinggalkan Open Dumping, Warga Didorong Pilah Sampah dari Rumah
      • Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun
      • Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
      • Marinus Gea Dorong Unias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila
      • Duit Korupsi Modal Batu Bara Rp 38,9 M Dipakai untuk Urusan Pribadi Tersangka
      • Prabowo Beri Waktu BGN Benahi Tata Kelola MBG dalam 1 Bulan
      • Bupati Pati Nonaktif Sudewo Akui Pernah Minta Jatah Proyek Nur Widayat Naik Jadi 30 Persen, Ini Alasannya
      • Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
      • Copyright © 2026 Powered by Polisi Hong Kong Tangkap 5 Penjual Buku, Dituduh Lakukan Hasutan,Vista Notebook   sitemap